Jalan Rusak Pracimantoro-Wonogiri Kembali Renggut Nyawa: Sampai Kapan Dibiarkan?

Uwrite.id - Kecelakaan tragis kembali terjadi di Jalan Raya Wonogiri-Pracimantoro, tepatnya di Dusun Dokerso, Desa Genukrejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Seorang pengendara motor, WP (35), warga Pringwatan, Pracimantoro, Wonogiri meregang nyawa di lokasi kejadian setelah terjatuh dan terlindas bus akibat kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban melintas dari arah Eromoko menuju Wonogiri dengan sepeda motor Honda Kharisma AB 5151 JN.
“Setibanya di TKP, pada jalan berlubang dan berliku, dimungkinkan korban kurang hati-hati dan konsentrasi, akhirnya korban oleng dan terjatuh ke sisi kanan jalan,” Ujar Anom Prabowo dikutip dari JatengPres, Kamis (30/1/25).
AKP Anom menambahkan, nahas pada saat bersamaan dari arah berlawanan melintas Bus Serba Mulia AD 7716 OG yang dikemudikan L (45) warga Pracimantoro, karena jarak terlalu dekat, bus tak dapat menghindar dan menabrak tubuh korban dan terseret sekitar 5 meter,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, WP (35) pengendara Honda Kharisma AB 5151 JN, warga Kecamatan Pracimantoro meninggal dunia dilokasi kejadian.
"Akibat kejadian ini, Pengendara sepeda motor, WP, mengalami luka pada kepala dan meninggal di TKP sementara untuk sopir bus maupun penumpang bus hanya tidak mengalami luka” lanjutnya.
Ironisnya, kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi di jalur tersebut. Jalan Pracimantoro - Wonogiri yang rusak dan berlobang seakan menjadi jebakan maut bagi para pengendara, namun hingga kini, perbaikan jalan tak kunjung terealisasi. Padahal, kondisi jalan berlubang dan bergelombang sudah sering dikeluhkan warga, bahkan beberapa kecelakaan serupa pernah terjadi di lokasi yang sama.
Mengapa pemerintah daerah masih lamban bertindak? Apakah harus ada lebih banyak korban sebelum langkah nyata diambil? Kasus ini seharusnya menjadi alarm keras bagi pihak berwenang untuk segera melakukan perbaikan dan memastikan keselamatan pengguna jalan. Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin tragedi serupa akan kembali terjadi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.
Masyarakat berharap ada tindakan cepat dan serius dari pemerintah Provinsi. Jangan sampai jalan rusak ini terus menjadi penyebab kehilangan nyawa tanpa ada solusi nyata.

Tulis Komentar