Imigran Keturunan Arab Tersebar Di Seluruh Dunia, bukan hanya di Indonesia.

Opini | 22 Jun 2023 | 21:34 WIB
Imigran Keturunan Arab Tersebar Di Seluruh Dunia, bukan hanya di Indonesia.

Uwrite.id - Haidar Alwi yang di kenal sebagai tokoh toleransi Indonesia menyikapi tentang banyaknya narasi narasi keji yang menyerang keturunan arab di Indonesia.

Penduduk keturunan Arab di negeri ini belakangan sering dipersoalkan asal usulnya sebagai imigran, padahal menurut Haidar Alwi imigran tersebar di seluruh dunia untuk mencari penghidupan yang lebih baik. 

Sebagian diungkapkan dalam bahasa rasis dan tidak beradab bahkan di bumbui  dengan fitnah keji dan dengan sengaja di sebarkan di berbagai media sosial.

Rakyat Indonesia harus tahu dan Jangan lupa, bahwa penduduk Amerika, Australia, dan Canada hampir seluruhnya imigran dan mereka membantai hampir seluruh penduduk aslinya kemudian menguasai negeri itu sampai sekarang. 

Tidak demikian dengan imigran asal Arab yang membaur dan berjuang bersama. Tentu saja ada oknum oknum yang menyimpang tapi ini tidak bisa dijadikan dasar sebagai sebuah kesimpulan yang mewakili mayoritas keturunan Arab.

"Saya duga ini ada hubungannya dengan gejolak politik yang memanas akhir akhir ini dan saya menghimbau agar seluruh rakyat Indonesia peka akan isu yang berkembang di tahun politik ini." Ungkap Haidar Alwi 

Kembali rakyat Indonesia harus mengingat ketika sebagian warga DKI Jakarta menentang Ahok menjelang pemilihan gubernuer DKI tahun 2017, atas dasar perbedaan agama dan etnis. Dan berujung dengan masuk bui nya Ahok.

Dan di tahun politik ini sasarannya Anies Baswedan yang bangga dengan kakeknya sebagai salah satu pahlawan pendiri Republik Indonesia.

Saya yakin mayoritas warga negara Indinesia masih mempunyai sikap yang fair, dan jauh dari rasisme dan kebencian.

Semoga negeri tercinta ini selamat dari seluruh mara bahaya dan rakyat Indonesia dapat semakin peka dalam menerima berbagai informasi yang beredar guna kelangsungan persatuan Indonesia. 

Salam Toleransi.

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar