Heboh!! Anak Menkumham Yasonna Laoly Diduga Ikut Terlibat Bisnis di Dalam Penjara

Hukum | 02 May 2023 | 11:16 WIB
Heboh!! Anak Menkumham Yasonna Laoly Diduga Ikut Terlibat Bisnis di Dalam Penjara

Uwrite.id - Anak dari Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yamitema Laoly yang pernah terseret kasus dugaan suap Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin pada tahun 2019 lalu kini kembali menjadi sorotan karena diduga terlibat bisnis di dalam penjara.

Dugaan keterlibatan anak dari Yosanna Laoly muncul setelah seorang aktor senior yang pernah terkena kasus narkoba, Tio Pakusadewo menyebut adanya pabrik narkoba di sebuah penjara yang diinisiasi oleh para narapidana dan ada keterlibatan anak seorang menteri dalam praktik tersebut.

Video tersebut lantas diunggah ulang oleh akun Twitter @PartaiSocmed yang mempertegas sosok anak menteri yang disebut Tio.

"Yang dimaksud Tio Pakusadewo pada bagian akhir video ini adalah Jeera Foundation dengan perusahaannya PT Natur Palas Indonesia yang memonopoli bisnis koperasi dan kantin di beberapa Lapas besar, yang mana anak Yasonna Laoly menjadi Chairman dan Co Founder," cuit akun @PartaiSocmed, dikutip pada Senin, 1 Mei 2023.

Mengenai keterlibatan Yamitema Laoly dan perusahaannya PT Natur Palas Indonesia membuat instansi Kemenkumham ikut terseret.

Yasonna Laoly sendiri adalah Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-Undangan DPP PDI Perjuangan dan juga Menkumham Indonesia yang menjabat sejak tahun 2004 dan terpilih kembali pada 2019 hingga sekarang.

Melalui cuitannya, @partaisocmed menyebut bahwa Yamitema Laoly adalah presiden sekaligus pendiri Jeera Foundation. Jeera Foundation sendiri melakukan merger dengan PT Natur Palas Indonesia. Jeera Foundation atau JEERA didirikan oleh mantan narapidana bernama Gerhand Razaq.

Akun @PartaiSocmed menjelaskan bahwa Jeera Foundation yang dikelola oleh Yamitema Laoly telah memonopoli operasional koperasi dan kantin di beberapa lapas besar. Dalam unggahannya muncul foto air mineral merk Jeera yang diduga ada di lapas.

Akun tersebut juga menjelaskan bahwa semua materi yang disampaikan berdasarkan pada data dan bukti yang valid, bukan sekadar asumsi atau tuduhan.

Dalam penjelasannya, akun @partaisocmed menunjukkan bukti hubungan antara Jeera Foundation dengan PT Alam Palas Indonesia dan kemudian dengan Yamitema (Tema) Laoly, putra Yasonna Laoly yang merupakan Co-Founder dan Chairman Jeera Foundation.

Dalam bukti yang di paparkan @partaisocmed, Jeera Foundation membuat kesepakatan kerja sama dengan Lapas Kelas I Malang untuk mengambil alih semua usaha milik koperasi lapas, yang mencakup toko, kantin, dan semua kegiatan ekonomi di lapas.

“Contoh lain perjanjian kerja sama kemitraan Jeera (PT NPI), yaitu take over semua usaha milik koperasi lapas yg meliputi toko, kantin, dan semua kegiatan ekonomi di lapas. Untuk itu Jeera memberikan kompensasi 220,3 juta ke pihak koperasi lapas”, tulis akun tersebut.

Akun @partaisocmed juga menambahkan bukti dokumen perjanjian kerja sama antara Jeera Foundation dan koperasi lapas semula bernilai 220,3 juta rupiah, namun kemudian direvisi menjadi 128,8 juta rupiah.

Akun @PartaiSocmed juga mengungkap bahwa Think-Tank dari Jeera Foundation adalah Rino Lande, mantan napi korupsi Wisma Atlet Hambalang.

Hingga saat postingan akun partaisocmed masih di banjiri beragam komentar dari warganet, namun belum ada tanggapan resmi dari Menteri Yasonna Laoly terkait dugaan keterlibatan anaknya dalam bisnis di penjara.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar