Hashim Berulang Kali Tegur Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait

Ekonomi | 29 Aug 2025 | 12:10 WIB
Hashim Berulang Kali Tegur Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait
Hashim mencatat China merasakan pertumbuhan ekonomi 10 persen berkat sektor perumahan.

Uwrite.id - Jakarta - Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengaku sudah berulang kali menegur Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara.

"Saya mau katakan bahwa Pak Ara Sirait ini luar biasa. Saya tegur berapa kali, diterima dengan baik, antara lain karena saya 17 tahun lebih tua," ucapnya dalam seremoni peringatan Hari Perumahan Nasional di Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Senin (25/08).

Hashim tak merinci pasti apa saja teguran yang dilayangkan kepada Ara. Ia hanya menekankan perhatiannya kepada kementerian yang dipimpin Maruarar Sirait tersebut.

Ia mengklaim menjadi orang yang mengusulkan langsung pembentukan Kementerian PKP kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sektor perumahan bisa menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Adik Prabowo itu turut mencontohkan bagaimana Korea Selatan, Jepang, China, Singapura, sampai Hong Kong bisa menjadi negara maju karena ditopang sektor perumahan.

"Saya usulkan kepada Pak Prabowo agar Kementerian Perumahan dihidupkan kembali," ucapnya.

"Pak Prabowo, pemerintah kita semua berharap bahwa perumahan akan menjadi driver of growth," tegas Hashim.

Hashim mencatat China merasakan pertumbuhan ekonomi 10 persen berkat sektor perumahan. Sektor itu menyumbang 25 persen dari produk domestik bruto (PDB) Negeri Tirai Bambu.

Sementara itu, Maruarar Sirait menyampaikan terima kasih kepada Hashim atas inovasi dan dukungan dalam sektor perumahan. Politikus Partai Gerindra itu mengklaim Hashim sudah membantunya dalam menjalankan tugas sebagai menteri di Kabinet Merah Putih. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar