Haru Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kolaka di Sangia Nibandera

Religi | 30 Jun 2026 | 22:32 WIB
Haru Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kolaka di Sangia Nibandera
Tepat pukul 09.30 WITA, pesawat yang membawa rombongan jamaah gelombang pertama mendarat dengan selamat.

Uwrite.id - Kolaka - Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai Bandara Sangia Nibandera, Minggu (28/06), saat ratusan jamaah haji asal Kabupaten Kolaka tiba dan disambut hangat oleh keluarga serta kerabat yang telah lama menantikan kepulangan mereka dari Tanah Suci. Sejak pagi hari, area kedatangan bandara sudah dipadati ratusan warga yang membawa spanduk, bunga, dan air zam-zam sebagai tanda syukur.

Tepat pukul 09.30 WITA, pesawat yang membawa rombongan jamaah gelombang pertama mendarat dengan selamat. Sorak takbir dan isak tangis langsung pecah begitu pintu kedatangan dibuka. Setelah hampir 40 hari menunaikan rukun Islam kelima, para tamu Allah itu akhirnya menginjakkan kaki kembali di tanah kelahirannya.

Tangis bahagia, pelukan hangat, dan lantunan doa syukur mengiringi pertemuan para jamaah dengan keluarga. Banyak anak dan cucu yang langsung memeluk orang tuanya, mencium tangan, dan meminta doa. Pemandangan itu membuat sejumlah petugas bandara dan relawan pun ikut menitikkan air mata, terharu melihat kebahagiaan yang tulus.

Kedatangan jamaah disambut langsung oleh Bupati Kolaka bersama jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, serta tim kesehatan haji daerah. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah Kolaka tahun ini dapat pulang dalam keadaan sehat dan lengkap. 

Beliau juga mengapresiasi kerja keras PPIH dan petugas kloter yang mendampingi selama di Tanah Suci.

Sepanjang proses penyambutan, tim kesehatan dan petugas haji sigap melakukan pemeriksaan akhir dan pendataan. Para jamaah lansia menjadi prioritas untuk dibantu menuju ruang tunggu, dibagikan kursi roda, serta mendapatkan pengecekan tekanan darah. Layanan ini dilakukan agar para jamaah bisa segera beristirahat dan berkumpul bersama keluarga tanpa kelelahan berlebih.

Bagi keluarga, momen ini merupakan penantian panjang yang akhirnya terbayar. Ibu Fatimah, salah satu keluarga jamaah dari Kecamatan Wundulako, mengaku sudah dua minggu menyiapkan segala keperluan menyambut sang ibu. "Alhamdulillah, doa kami selama ini dikabulkan. Ibu pulang dengan selamat dan terlihat lebih tenang," ujarnya sambil memeluk erat.

Selain isak tangis, suasana bandara juga dipenuhi lantunan shalawat dan takbir yang menggema. Beberapa jamaah tampak mencium lantai bandara sebagai bentuk syukur. Mereka membawa oleh-oleh khas Mekkah dan Madinah, mulai dari sajadah, kurma, hingga kiswah mini, yang langsung dibagikan kepada sanak saudara yang hadir.

Momen emosional tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pemulangan jamaah haji Kabupaten Kolaka Tahun 2026. Dengan kembalinya seluruh jamaah, Pemerintah Daerah berharap semangat ibadah, kesabaran, dan kebersamaan yang dipetik dari Tanah Suci dapat menjadi teladan bagi masyarakat Kolaka. Para jamaah pun kini resmi menyandang predikat haji dan hajjah, membawa misi menjadi pribadi yang lebih baik di tengah keluarga dan lingkungan. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar