Harga BBM Pertamax Naik, Sri Sultan Hamengku Buwono Ajak Warga Yogya Berhemat

Politik | 16 Jun 2026 | 08:02 WIB
Harga BBM Pertamax Naik, Sri Sultan Hamengku Buwono Ajak Warga Yogya Berhemat
Kraton Yogyakarta.

Uwrite.id - (Yogyakarta) Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono ke-X  mengajak warga hidup hemat hadapi kenaikan harga BBM Pertamax. Pemda DIY juga terapkan efisiensi dalam penggunaan kendaraan dinas.

Imbas dari kebijakan pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax beberapa hari yang lalu telah berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat di berbagai daerah di tanah air.

Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY), Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono mengajak masyarakat untuk semakin bijak dalam mengelola pendapatan dengan hidup hemat.

“Ya kalau saya, kita ini jangan hidup boros. Ya kondisi memang penghasilannya tetap, ya mestinya dijaga bagaimana kebutuhan itu jangan diluar kemampuan. Karena hidup boros (juga) untuk apa, akhirnya beli yang tidak perlu, punya aset yang sebetulnya tidak perlu, untuk apa,” ungkap Sri Sultan, seperti dikutip dari laman Pemda DIY, Senin 15 Juni 2026.

Sementara itu, terkait efisiensi BBM yang dilakukan oleh Pemda DIY karena kenaikan BBM non subsidi, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengaku telah melakukan efisiensi penggunaan kendaraan dinas sejak sebelum harga BBM non subsidi naik. 

Efisiensi telah dilakukan Pemda DIY sejak adanya imbauan pemerintah pusat untuk melakukan penghematan energy.

“Sebenarnya untuk efisiensi penggunaan kendaraan dinas sudah kita lakukan pada saat kemarin saat ada imbauan untuk efisiensi yang berkaitan dengan pemakaian energy. Makanya kami juga ada (kebijakan) car free day. Di samping itu, sebenarnya desain anggaran kita (Pemda DIY) itu sudah sangat-sangat minimalis,” ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti.

Made menjelaskan, kenaikan harga BBM non subsidi sebetulnya juga turut menyulitkan operasional Pemda DIY. 

Namun pihaknya memilih untuk mengelola anggaran yang ada dengan menggunakan aturan skala prioritas, tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi yang perlu-perlu saja. Kalau butuh koordinasi tapi ternyata tidak harus datang, ya pakai zoom saja. Intinya kita kelola anggaran yang ada, kita atur cara pemanfaatan kendaraan dinas itu sendiri,” imbuhnya. 

Klik & baca https://uwrite.id/ untuk mengupdate beraneka warta terkini dari Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan & Lingkungan Hidup. Juga berita Internasional & Olahraga dari berbagai belahan dunia serta ragam informasi Teknologi-Sains, Film-Musik, Selebriti-Tokoh, Seni-Budaya hingga Religi. Tak ketinggalan rubrik gaya hidup mulai Kuliner, Kesehatan, Pariwisata, Fashion & Otomotif. 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar