Hanura DIY Siapkan Konsolidasi hingga Akar Rumput, Bidik Hasil Maksimal di Pemilu 2029

Politik | 15 Sep 2026 | 08:38 WIB
Hanura DIY Siapkan Konsolidasi hingga Akar Rumput, Bidik Hasil Maksimal di Pemilu 2029
Pembacaan sumpah dan pelantikan Pengurus DPD Hanura DIY (Any)

Uwrite.id - YOGYAKARTA — Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026–2031 resmi dilantik pada Senin (14/9/2026). Kepengurusan baru langsung menetapkan target memperkuat organisasi dan meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029.
Pelantikan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura. Usai pelantikan, Ketua DPD Hanura DIY Heru Bantolo menegaskan komitmennya membawa partai berlambang Singa tersebut semakin dikenal dan hadir di seluruh wilayah DIY.
“Atas kepercayaan Ketua Umum, kami akan kibarkan bendera Singa Hanura ke seluruh wilayah di Provinsi Yogyakarta, dan meraih hasil maksimal di Pemilu 2029,” kata Heru dalam pidato sambutannya.
Menurut dia, penguatan Hanura di DIY tidak hanya dilakukan melalui konsolidasi internal, tetapi juga dengan membangun hubungan baik bersama berbagai kekuatan politik dan elemen masyarakat.
“Kami juga akan terus menjalin persahabatan dengan seluruh unsur politik di Provinsi Yogyakarta. Semoga Hanura menjadi kekuatan politik yang dibanggakan di Yogyakarta,” ujarnya.

Bukan Sekadar Pelantikan

⁠⁠⁠⁠Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Hanura Akhmad Muqowam menyampaikan pesan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) kepada jajaran pengurus baru.
Muqowam menegaskan, pelantikan bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjalankan roda partai.
“Pelantikan bukan akhir, tapi awal tanggung jawab. Buktikan, siapa yang bekerja dan apa yang dikerjakan, apa manfaatnya bagi organisasi dan masyarakat,” kata Muqowam saat membacakan arahan OSO.
Ia menyebut DPD Hanura DIY harus memastikan struktur organisasi tidak berhenti pada kelengkapan administrasi. Konsolidasi perlu dilanjutkan hingga tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga struktur paling bawah.
Menurut Muqowam, setiap struktur tersebut harus memiliki kader, aktivitas, agenda kerja, serta hubungan yang kuat dengan masyarakat.
Pesan tersebut, lanjut dia, sejalan dengan semangat Hanura untuk berpihak kepada daerah. Keberpihakan itu harus diwujudkan melalui kerja nyata ketika masyarakat menghadapi berbagai persoalan.
“Kader harus hadir saat masyarakat daerah mendapati persoalan, dengar rakyat, pahami masalah, perjuangkan, kawal pelaksanaannya,” ujarnya.
Muqowam juga mengingatkan para pengurus agar tidak menjadikan jabatan partai sebagai sarana untuk kepentingan pribadi. Kepentingan organisasi dan masyarakat harus ditempatkan sebagai prioritas.
“Jangan pulang hanya membawa SK. Bekerja serius demi organisasi, jaga kehormatan partai, temani rakyat, mari kita songsong Pemilu 2029, untuk kemenangan Hanura,” tegasnya.

Digelar Bersamaan Bimtek DPRD

Pelantikan pengurus DPD Hanura DIY tersebut berlangsung bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Anggota DPRD Hanura se-Indonesia.
Muqowam mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda penguatan kapasitas kader dan anggota legislatif Hanura.
“Dalam kesempatan ini kami juga membuka Bimtek Nasional Anggota DPRD Hanura,” katanya.
Kegiatan dihadiri perwakilan Kesbangpol DIY, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY. Sejumlah pimpinan partai politik di DIY juga hadir, antara lain PDI Perjuangan, Perindo, Golkar, PPP, PKB, PKS, NasDem, dan PSI.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Hanura DIY kini menghadapi pekerjaan besar untuk menerjemahkan target politik menuju Pemilu 2029 melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader, dan kehadiran yang lebih nyata di tengah masyarakat. (Any) 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar