Haji Bustan Pinrang, Tokoh Pembaharu - Ratusan Milyar Dia Baktikan untuk Ibu Pertiwi

Ekonomi | 26 Feb 2024 | 13:59 WIB
Haji Bustan Pinrang, Tokoh Pembaharu - Ratusan Milyar Dia Baktikan untuk Ibu Pertiwi
Akhirnya, berkat keuletannya, usahanya sukses. Sejumlah masjid di Pinrang ia bangun dan bina. Kini dia telah menjadi raja, jejaring supermarket yang dikelolanya saat ini paling unggul di Kawasan Timur Indonesia.

Uwrite.id - Penampilannya sederhana. Tidak seperti layaknya tokoh usahawan terkemuka yang selalu muncul dandy dan necis, Bustan memilih apa adanya. "Pengabdian saya untuk usaha kecil menengah atau UKM tidak lain sebagai upaya pribadi saya membantu penguatan dunia usaha di tanah air," ujar Haji Bustan.

Kelekatan dirinya terhadap figur Prabowo Subianto sangatlah erat. Prabowo, menurut pandangan Haji Bustan adalah seorang pejuang patriot bangsa yang berbakti untuk kemajuan negara.

Pada setiap cuplik roda kehidupan seorang Haji Bustan Pinrang, tidak ada yang tidak mungkin terjadi. Baginya, cita-cita bangsa Indonesia, untuk menuju kepada kejayaan dan suasana perikehidupan adil dan makmur - tidak terlepas dari semangat dan kekuatan nasional yang terpatri di dalam jiwanya, guna turut serta berkontribusi kepada negeri, persis sama seperti Bapak Patriot, Jenderal Prabowo Subianto lakukan.

Untuk mewujudkan impian menjadi pengusaha sukses, banyak kalangan perintis usaha membangun usaha kecil-menengah (UKM) dengan optimisme dan semangat pantang menyerah. 

Perjuangan dimulai dengan mencari modal. Siapa pun yang memberi pinjaman untuk merintis usaha pun tentu dihargai dan menjadi unsur utama yang memberikan sumbangsih bagi kesuksesan mereka. Itulah yang dilakukan oleh Bustan Pinrang di awal-awal membangun usaha perdagangan skala kecil di kampungnya yang terletak di Kabupaten Pinrang yang berada di Pulau Selebes.

Haji Bustan Pinrang adalah salah satu contoh pengusaha sukses yang sebelumnya pontang-panting di saat merintis bisnisnya. Sempat menjadi tukang parkir di Mangga Besar saat merantau ke kota Jakarta selama sembilan tahun, Bustan Pinrang memutuskan pulang kampung dari peruntungan di ibukota dan memutuskan untuk menjadi pengusaha ritel.

Tapi usahanya tak langsung sukses. Salah satu bisnis yang ditekuninya pernah sempat mandek. Sehingga Bustan Pinrang tidak bisa melanjutkan usaha itu.

Bustan kemudian menjadi buruh bangunan dengan upah harian. Tapi saat itu dia melihat ceruk bisnis lain: peternakan ayam. Akhirnya, dengan modal pinjaman dari tetangganya, Bustan tertarik dengan bisnis peternakan, Bustan memulai usaha berdagang telur ayam negeri.

Bustan memasarkan sendiri telurnya dari rumah ke rumah di desanya. Akhirnya, berkat keuletannya, usahanya sukses kini dia telah menjadi raja, jejaring supermarket yang dikelolanya saat ini paling unggul di Kawasan Timur Indonesia, yang memiliki ciri ikut mendisplay pula sejumlah produk pertanian dan peternakan. (*)
 


 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar