FX Rudy: Kaesang dan Jokowi Sudah Beda KK, Bukan Politik Dinasti

Politik | 16 Jun 2023 | 21:18 WIB
FX Rudy: Kaesang dan Jokowi Sudah Beda KK, Bukan Politik Dinasti
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Uwrite.id - Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memberikan tanggapan terkait niat Kaesang Pangarep yang ingin maju dalam Pilkada Kota Depok dan isu yang mengaitkannya dengan dinasti politik. Rudyatmo menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh Kaesang bukanlah bagian dari dinasti politik.

“Dalam politik dinasti, biasanya masih dalam satu keluarga,” ujar FX Rudy, dikutip dari Republika, pada Jumat (16/6/2023).

Menurutnya, dinasti politik terjadi jika Kaesang masih berada dalam satu Kartu Keluarga (KK) dengan Presiden Jokowi. Namun, Rudyatmo membeberkan bahwa KK Kaesang sudah berpisah dengan Jokowi dan anggota keluarga lainnya.

"Tau keluarga? KK itu lo, kan sekarang kan bapak presiden sendiri, tinggal bapak (Jokowi) dan ibu (Iriana Jokowi yang satu KK), mas Kaesang sudah KK sendiri, mas wali KK sendiri, mbak Kahiyang sudah KK sendiri," katanya.

"Saya masih memiliki anak yang satu masih berada dalam keluarga, sedangkan yang empat lainnya sudah memiliki keluarga sendiri. Jadi, jika terkait dengan Kaesang menggunakan kaos apa dan sebagainya, itu merupakan hak setiap warga negara untuk menentukan pilihannya." lanjutnya.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, juga menyatakan bahwa warga tidak harus memilih Kaesang Pangarep jika mereka tidak menyukai sosok anak bungsu dari Presiden Joko Widodo.

Gibran menyampaikan hal tersebut ketika ditanya, apakah ia tidak takut jika Kaesang maju sebagai calon Wali Kota Depok 1 dan dianggap sebagai dinasti politik.

“Wis males i jawabe, soale aku mbolan mbaleni terus (Sudah bosan menjawabnya karena pertanyaannya selalu diulang-ulang),” ujar Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo pada hari Rabu (14/6/2023).

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, juga mengungkapkan bahwa warga yang tidak suka berhak untuk tidak memilihnya. Menurutnya, tidak ada kewajiban bagi siapapun untuk memilih dirinya.

"Intine nek ngak seneng, nggak suka kaesang, gak usah dipilih. Gak ada kewajiban kok untuk milih Kaesang ya (Jadi, jika mereka tidak suka atau tidak menyukai Kaesang, tidak perlu memilih. Tidak ada kewajiban untuk memilihnya)," ujar Kaesang.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar