Festival Paduan Suara PAROBOR Se-Jabodetabek 2026 di Kota Bekasi Sukses Gelar Peluncuran Lagu Mars Ompusunggu

Budaya | 01 Nov 2026 | 20:41 WIB
Festival Paduan Suara PAROBOR Se-Jabodetabek 2026 di Kota Bekasi Sukses Gelar Peluncuran Lagu Mars Ompusunggu
Pomparan Aritonang Ompusunggu Boru Dohot Bere (PAROBOR) se-Jabodetabek sukses menggelar acara Festival Paduan Suara yang meriah dan penuh kekeluargaan

Uwrite.id -  

BEKASI – Pomparan Aritonang Ompusunggu Boru Dohot Bere (PAROBOR) se-Jabodetabek sukses menggelar acara Festival Paduan Suara yang meriah dan penuh kekeluargaan di Kota Bekasi pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Ajang ini menjadi momen bersejarah karena dirangkaikan secara khusus dengan peluncuran (launching) Lagu Mars Ompusunggu.

 

Ketua Panitia Acara, Christian Ompusunggu, dalam wawancaranya menjelaskan bahwa inti dari kegiatan hari ini adalah memperkenalkan Mars Ompusunggu kepada khalayak luas agar kelak menjadi lagu wajib dalam berbagai acara suka cita—seperti pesta pernikahan—di seluruh dunia. Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme dari 9 peserta perwakilan sektor se-Jabodetabek yang telah berlatih dengan sangat bersemangat.

 

"Antusias mereka dari mulai pendaftaran sampai latihan sangat mantap dan bersemangat. Di sini kita sediakan total hadiah jutaan rupiah untuk para juara, namun kami selalu berpesan kepada peserta agar tidak jumawa saat menang, dan tidak berkecil hati saat belum menang karena semua adalah bagian dari kebersamaan," ungkap Christian Ompusunggu.

Lebih lanjut, Christian menegaskan bahwa pesan budaya utama dari festival ini adalah meneruskan estafet identitas kepada generasi muda masa depan. Ke depan, panitia berencana memperluas sosialisasi dan menggelar festival serupa di berbagai kota besar lain seperti Medan, Surabaya, Kalimantan, hingga Papua, serta merancang khusus festival tingkat pemuda agar jati diri marga tetap terjaga.

 

Sementara itu, Pencipta lagu "Mars Ompusunggu", Sabar Ompusunggu, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa inspirasi pembuatan mars ini berawal dari pemikiran bahwa komunitas marga Batak umumnya telah memiliki mars tersendiri. Lagu yang sebenarnya telah diciptakan sejak tahun 2011 pada masa kepengurusannya sebagai Ketua Umum Periode 2011–2015 ini akhirnya resmi diluncurkan dan telah mengantongi sertifikat hak perlindungan hukum dari Pemerintah Republik Indonesia.

 

"Tujuan utama diciptakannya lagu ini agar para Pomparan Ompusunggu di mana pun berada semakin kompak dan bersemangat dalam menjalankan tugas serta profesinya masing-masing. Di dalam liriknya juga terselip semangat kemajuan, mengingat banyak keturunan Ompusunggu yang kini telah sukses menjadi Jenderal TNI/Polri, pejabat, pengusaha, dokter, hingga mayoritas berprofesi sebagai advokat/pengacara," tutur Sabar Ompusunggu, yang juga merupakan pengacara pertama di pomparan tersebut.

Sabar berharap lagu ini tidak hanya berhenti pada acara peluncuran di wilayah Jabodetabek saja, melainkan terus bergema ke seluruh Indonesia dan menjadi doa serta pengikat persatuan yang abadi bagi seluruh keturunan Ompusunggu.

 

Acara yang menjunjung tinggi objektivitas dan prinsip Zero KKN di Kota Bekasi ini ditutup dengan penuh sukacita. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi sekaligus merawat warisan budaya leluhur di tengah arus modernisasi.

Sumber: https://www.mediapatriot.co.id/2026/11/01/tonggak-sejarah-kebersamaan-marga-festival-paduan-suara-parobor-se-jabodetabek-2026-di-kota-bekasi-sukses-gelar-peluncuran-lagu-mars-ompusunggu/

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar