Dubes Rusia untuk RI Tolchenov Ungkapkan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon

Timur Tengah | 02 Apr 2026 | 14:24 WIB
Dubes Rusia untuk RI Tolchenov Ungkapkan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov

Uwrite.id - Jakarta - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan ungkapan duka cita atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) sembari menegaskan penargetan pasukan perdamaian tidak boleh menjadi praktik yang dianggap wajar.

“Seharusnya tidak menjadi hal yang normal ketika pasukan penjaga perdamaian menjadi target dari aktivitas militer apa pun,” kata Dubes Tolchenov saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa.

Diplomat Rusia itu menyatakan bahwa gugurnya tiga prajurit Indonesia merupakan semacam konsekuensi dari aktivitas militer Israel yang tidak hanya berkonflik dengan Iran, tetapi juga meluas kepada negara-negara tetangga seperti Lebanon.

Ia menjelaskan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama Indonesia sebagai negara anggota telah mengirimkan prajurit dan perwira ke Lebanon untuk menjalankan misi menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Namun dalam perkembangannya, mereka justru menjadi sasaran dalam operasi militer tersebut.

Oleh sebab itu, Dubes Tolchenov menyerukan agar komunitas internasional mengambil langkah tegas untuk memastikan pelindungan dan keselamatan para penjaga perdamaian.

“Sekarang ini benar-benar bukan situasi yang baik ketika mereka menjadi sasaran serangan atau penembakan. Dan saya berharap hal ini tidak terus berlanjut, dan harus ada langkah yang diambil untuk memastikan perlindungan serta keselamatan mereka, terutama warga Indonesia yang bertugas dalam pasukan penjaga perdamaian PBB,” ucapnya.

TNI mengonfirmasi dua prajurit yang meninggal di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Sebelumnya, satu prajurit TNI meninggal pada Minggu (29/03) ketika serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Adchit al-Qusayr di Lebanon Selatan. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar