Disperindag Jateng Tarik Produk Minyakita yang Berbau Solar

Uwrite.id - Semarang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah (Jateng) merespons keluhan masyarakat terkait produk Minyakita yang mengeluarkan bau minyak tanah atau solar. Disperindag memastikan produk yang diduga bermasalah telah ditarik dari peredaran dan saat ini sedang menjalani uji laboratorium.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jateng, Noval Nixmamara, mengatakan pihaknya mulai menerima aduan mengenai MinyaKita berbau solar sejak 19 Juni 2026. Sejumlah daerah yang melaporkan temuan tersebut antara lain Klaten, Wonogiri, dan Karanganyar.
"Terkait bantuan MinyaKita dari pemerintah yang diduga berbau solar, kami telah melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan dinas perdagangan kabupaten/kota yang menerima laporan tersebut," kata Noval kepada wartawan, Rabu (01/07).
Menindaklanjuti temuan itu, Disperindag Jateng juga berkoordinasi dengan Perum Bulog sebagai penyalur bantuan pangan. Bulog diminta segera menarik produk yang terindikasi bermasalah dan menggantinya dengan produk baru.
"Produk yang terindikasi sudah ditarik melalui pos-pos penyaluran dan diganti dengan produk yang baru. Pihak perusahaan distributor juga telah menarik produk yang ditemukan bermasalah," ujarnya.
Meski demikian, Noval belum dapat memastikan jumlah produk MinyaKita yang telah ditarik dari peredaran. Menurutnya, hasil pengujian laboratorium terhadap sampel produk juga masih ditunggu. "Hasil uji laboratoriumnya memang belum keluar," imbuhnya.
Noval memastikan pasokan MinyaKita di Jawa Tengah hingga saat ini masih mencukupi. Ia mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi persoalan tersebut. "Intinya, kami terus memantau ketersediaan pasokan MinyaKita di lapangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan tidak menimbulkan kepanikan," katanya. (*)

Tulis Komentar