Disayangkan, Biaya yang Mahal untuk Bisa Mengcover Kegiatan Detik-Detik Proklamasi di IKN Tahun Ini

Opini | 18 May 2024 | 06:11 WIB
Disayangkan, Biaya yang Mahal untuk Bisa Mengcover Kegiatan Detik-Detik Proklamasi di IKN Tahun Ini
Dalam hal ini, sinergi antara pemerintah, perusahaan media, dan berbagai pihak terkait sangat diharapkan agar peringatan ini dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat.

Uwrite.id - Pada tanggal 17 Agustus 2024, Indonesia akan merayakan Hari Ulang Tahun Proklamasi ke-79. Tahun ini, rencana telah disusun untuk mengadakan upacara peringatan tersebut di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang baru saja diresmikan. Namun, meski acara ini sangat dinanti-nanti, biaya untuk meliput detik-detik proklamasi di IKN menjadi kendala besar bagi banyak perusahaan media.

Sebagian besar kantor redaksi dan perusahaan media di Indonesia saat ini berpusat di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di luar IKN. Dengan demikian, transportasi menjadi salah satu faktor penghambat utama. Jika dihitung dari Jakarta, biaya transportasi menuju IKN sangat besar. Ini menyulitkan pihak media, terutama bagi perusahaan kecil yang mungkin tidak memiliki anggaran besar.

Selain itu, jarak antara IKN dengan kota terdekatnya, Balikpapan, juga cukup jauh. Perjalanan ini membutuhkan biaya tambahan dan waktu lebih lama, baik untuk transportasi darat maupun udara. Faktor ini tentu saja meningkatkan beban biaya bagi perusahaan media.

Biaya akomodasi di IKN juga tidak bisa diabaikan. Mengingat acara HUT Proklamasi diperkirakan akan menarik banyak tamu dari berbagai sektor, harga penginapan di area IKN mungkin mengalami kenaikan signifikan. Untuk perusahaan media kecil, biaya ini bisa menjadi sangat memberatkan. Mereka harus memikirkan dengan matang anggaran yang sudah ada, yang mungkin sudah dialokasikan untuk kegiatan reportase lainnya.

Jika dipikir-pikir mendalam sangat miris, banyak perusahaan media yang tidak memiliki anggaran memadai untuk memberangkatkan kru mereka ke IKN. Kekurangan ini bisa mengurangi cakupan media terhadap peristiwa penting ini, baik secara volume maupun kualitas. Padahal, masyarakat tentu berharap untuk mendapatkan liputan mendetail dan komprehensif tentang peringatan HUT Proklamasi di ibu kota baru.

Isu biaya ini tentu saja merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah dan panitia penyelenggara. Mungkin diperlukan kerjasama lebih lanjut antara berbagai pihak untuk mengatasi kendala ini. Misalnya, penyediaan fasilitas akomodasi yang terjangkau atau subsidi biaya transportasi bisa menjadi solusi untuk membantu media meliput acara penting ini.

Namun demikian, kita masih berharap bahwa peliputan atas peringatan HUT Proklamasi ke-79 di IKN nanti tetap bisa berjalan dengan lancar. Pemerintah dan masyarakat Indonesia tentunya memiliki harapan yang sama dalam merayakan kemerdekaan, menghormati para pahlawan, dan memajukan negeri ini ke arah yang lebih baik.

Dalam hal ini, sinergi antara pemerintah, perusahaan media, dan berbagai pihak terkait sangat diharapkan agar peringatan ini dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di manapun mereka berada. Meskipun tantangan biaya menjadi hal yang disayangkan, semangat untuk merayakan kemerdekaan harus tetap menyala di setiap lapisan masyarakat. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar