Din Syamsuddin : Saya Tetap Berada di Sisi Rocky Gerung

Politik | 04 Aug 2023 | 12:20 WIB
Din Syamsuddin : Saya Tetap Berada di Sisi Rocky Gerung
Din Syamsuddin menyesalkan langkah pemidanaan yakni upaya pembuatan BAP ke institusi kepolisian oleh para relawan Jokowi merespons evaluasi Rocky Gerung kepada penguasa.

Uwrite.id - Dukungan kepada figur pengamat perpolitikan nasional Rocky Gerung, kian bertambah, dalam kaitannya menyangkut statement kontroversial Rocky yang sempat direspons segelintir kecil relawan Jokowi. Satu di antara dukungan kepada Rocky muncul dari eks Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin.

“Saya tetap berada di sisi Rocky Gerung, serta akan menyerukan kepada masyarakat supaya mendukungnya. Bismillah,” ujar Din pada keterangan pers, Kamis (03/08/2023).

Din Syamsuddin menyesalkan langkah pemidanaan yakni upaya pembuatan BAP ke institusi kepolisian oleh para relawan Jokowi merespons evaluasi Rocky Gerung kepada penguasa. Terlebih lagi, petinggi istana a.l. KSP Moeldoko bereaksi sangat berlebihan.

“Rocky Gerung, selaku cendekiawan dan WNI, memiliki hak serta kewajiban guna mengritik Pemerintah termasuk presiden. Sebaiknya para pejabat, juga KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko nggak perlu bereaksi, terlebih lagi menggunakan kekuasaannya. Lebih baik mereka muhasabah, mengintrospeksi diri, benar atau salahkan evaluasi dari Rocky Gerung itu,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Din, para petinggi negara seyogianya mensikapi kritik dengan hati dan pikiran, bukan dengan cara-cara yang memperlihatkan sikap anti terhadap kritik.

"Statement KSP Moeldoko bahwa dirinya akan memasang badan terhadap presiden hanyalah ekspresi adu otot, bukan adu otak. Di alam demokrasi ini, sudah sewajarnya dikembangkan adu otak, dalam dialog - jika perlu debat," ujar Din.

Ditegaskan oleh Din Syamsuddin lagi, masyarakat sependapat dengan kritik Rocky Gerung kepada Pemerintah, termasuk Presiden, yang diasumsikan sudah melampaui batas-batas serta menyimpang dari alur konstitusi.

“Mari berdiskusi apa itu betul ataukah tidak? Bahwa frase dari pengamat ke pengamat berbeda dalam menyimpulkan penyimpangan rezim adalah karakter khas tiap-tiap pribadi,” pungkasnya.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar