Diduga Nepotisme di PLN: Keponakan & Tim KSP Dirut Darmawan Prasodjo Duduk di Kursi EVP

Uwrite.id - Jakarta - Praktik nepotisme di tubuh PT PLN (Persero) kembali disorot. Sejumlah posisi kunci di BUMN kelistrikan itu diduga diisi oleh "orang dalam" yang memiliki hubungan dekat dengan Direktur Utama, Darmawan Prasodjo. Mulai dari keponakan hingga mantan tim saat di KSP.
Salah satu yang jadi sorotan adalah Pratama Adieputra Suseno, 31 tahun. Ia disebut sebagai keponakan dari istri Darmawan Prasodjo. Pratama masuk PLN Icon Plus lewat jalur pro hire. Dalam waktu singkat, ia langsung duduk sebagai Vice President, lalu naik jadi Executive Vice President Manajemen Digital. Kini ia menjabat Kepala Satuan Manajemen Digital setara Senior EVP.
“Belum setahun kayaknya Pak Pratama. Pas SK kemarin keluar lagi SK untuknya menduduki jabatan Kepala Satuan,” ujar sumber internal PLN.
Nama lain adalah Ferdy Alfarizka Putra, kelahiran 1994. Ia merupakan mantan anggota tim Darmawan saat bertugas di Kantor Staf Presiden. Ferdy juga masuk lewat jalur pro hire. Sempat disebut mangkir kerja 2 tahun karena mengikuti istrinya sekolah di Australia. Begitu kembali, ia langsung ditempatkan sebagai EVP Transformasi Korporat.
“Pokoknya suka-suka Dirutlah mau duduk dimana koleganya. Ya kita yang gak ada hubungan kerabat dengan Dirut, terima nasib aja,” kata sumber itu.
Selain itu ada Chipta Perdana, kolega Darmawan lainnya. Ia kini menjabat Direktur Utama PLN Icon Plus. Padahal menurut pegawai, untuk mencapai kursi EVP atau SEVP dari jenjang bawah, bisa butuh 20 tahun lebih dan hanya segelintir orang yang berhasil.
Hingga berita ini diturunkan, EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Putranto, belum memberikan jawaban saat dimintai konfirmasi. Padahal PLN adalah BUMN vital. Jika meritokrasi dikalahkan kedekatan, maka semangat kerja pegawai dan tata kelola perusahaan dipertaruhkan. (*)

Tulis Komentar