Didorong Maju Capres 2024, Susi Pudjiastuti: Karakter Saya Terlalu Gila, Masih Sulit Diterima Partai Politik

Politik | 08 Apr 2023 | 19:58 WIB
Didorong Maju Capres 2024, Susi Pudjiastuti: Karakter Saya Terlalu Gila, Masih Sulit Diterima Partai Politik

Uwrite.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengungkapkan pesimisme dirinya akan dipilih oleh partai politik untuk maju sebagai Calon Presiden atau Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pernyataan tersebut disampaikan Susi saat bertemu dengan relawan yang mendukungnya sebagai calon presiden alternatif.

"Saya pikir, mungkin karakter saya juga terlalu gimana gitu kan, terlalu liar atau gila," kata dia.

Menurut Susi, partai politik akan sulit menerima karakternya sebagai calon presiden atau wakil presiden. Ia juga menganggap deklarasi sebagai capres alternatif oleh relawan Kopi Susi hanya sebagai gerakan moral, bukan gerakan politik.

Susi mengakui bahwa dirinya hanya memiliki partai ikan di Pangandaran, Jawa Barat, dan tak ada ruang bagi orang seperti dirinya untuk maju sebagai capres atau cawapres. Ia juga menambahkan bahwa kelompok politikus memiliki visi masing-masing yang sukar untuk menerima orang yang membawa perubahan.

"There is no room untuk orang seperti saya, kalau orang politik bilang free riders, apapun itu. Untuk masuk ke dalam sistem ini untuk menjadi salah satu calon, kan tidak mungkin. Harus yang dicalonkan oleh partai," ujarnya.

"Kecil kemungkinan mereka ingin sesuatu yang baru sesuatu yang tidak dikenal. Pasti akan dijaga keberlanjutan itu. Jadi tidak mungkin saya," tambahnya.

Di sisi lain, Komunitas Pendukung Ibu Susi (Kopi Susi) yang terdiri dari relawan yang mengawal Susi sebagai capres alternatif bertekad membawa gagasan perubahan di sejumlah aspek ketatanegaraan, seperti korupsi, polarisasi, hingga melawan oligarki.

Salah satu relawan Kopi Susi, Amri mengatakan bahwa Kopisusi akan menerapkan moral movement yang telah disampaikan oleh Susi dalam bentuk nyata, yaitu jangan ada lagi polarisasi, katakan tidak pada korupsi, tenggelamkan oligarki, Indonesia untuk Indonesia.

"Kami bertekad mengawal dan menerapkan moral movement yang telah disampaikan Ibu Susi dalam bentuk nyata yaitu jangan ada lagi polarisasi, katakan tidak pada korupsi, tenggelamkan oligarki, Indonesia untuk Indonesia," katanya.

Meski demikian, Susi tetap mengungkapkan ketidakmungkinan dirinya akan maju sebagai capres atau cawapres dan menyatakan bahwa memberi semangat agar dirinya maju hanya keinginan sekelompok orang yang bergerak di dunia maya.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar