Di Museum SBY ANI, Anies: Insyaallah Manfaat Lintas Waktu

Budaya | 18 Aug 2023 | 14:53 WIB
Di Museum SBY ANI, Anies: Insyaallah Manfaat Lintas Waktu
SBY bertemi bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan di Museum dan Gallery SBY ANI di Pacitan. (Istimewa)

Uwrite.id - Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan turut hadir pada peresmian sebuah museum baru dari keluarga Cikeas, Jumat 17 Agustus 2023. Museum dan Galeri SBY*ANI itu terletak di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

“Di sini perjalanan hidup dikonversi menjadi ruang tempat kita semua bisa belajar, dan ini lengkap baik itu informasinya maupun illustrasinya," ulas Anies. 

“Jadi siapapun yang masuk museum ini pasti keluar dengan pengalaman yang sangat mengesankan, selamat buat Pak SBY, Mas AHY dan Ibas juga seluruh keluarga. Insyaallah tempat ini memberi manfaat lintas waktu lintas generasi,” sambungnya.

Anies terkesan mengapresiasi sepenuhnya koleksi dari museum tersebut. Peresmian museum yang merupakan prakarsa dari tokoh negarawan Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri Ani Yudhoyono dihadiri berbagai tokoh, mulai dari wakil presiden Jusuf Kalla dan Boediono hingga tokoh-tokoh nasional lainnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meyakini bahwa apa yang ditampilkan dalam museum tersebut akan memberi manfaat yang besar bagi semua.

"Dengan penataan yang sangat tepat karena ada tempat bagi kita untuk merefleksikan dan membayangkan apabila kita berada di masa itu,” ungkap Anies seusai mengelilingi museum.

Sementara, SBY yang juga alumni terbaik AKABRI 1973 itu menyampaikan dalam sambutan bahwa museum dan galeri ini berisi koleksi benda seni miliknya serta almarhumah istri, Ani Yudhoyono, yang berasal dari karya terbaik seniman Indonesia dan seniman luar negeri. Selain itu, ujar dia, dalam museum juga tersimpan hasil kreasi lukisan SBY dan karya fotografi Ani. “Politik kerap panas, juga bisnis dan lain-lain, mari kita hadirkan seni dan budaya,” tambahnya.

Koleksi museum dan gallery SBY*ANI ini juga menampilkan beragam koleksi dari karya monumental SBY sendiri juga almarhumah istri, Ani Yudhoyono.

Menurut SBY, museum ini sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada negara dan rakyat. Menjadi seorang yang pernah duduk sebagai pemimpin negara, tentu harus mewariskan suatu legacy, yang bisa dijadikan sumber belajar bagi generasi berikut dan tetap relevan untuk digali di masa-masa yang akan datang.

“Dunia estetika harus hadir melengkapkan logika dan etika. Di balik itu ada satu tujuan besar, Indonesia yang kita cintai ini harus terus menerus disiram dengan keteduhan dan keindahan,” ujar presiden RI ke-6 ini. 

SBY menyebutkan, museum dan galeri ini juga merupakan rekaman historis lengkap ketika ia menjadi pemimpin Indonesia selama kurang lebih 10 tahun lamanya, yaitu sejak 2004 sampai dengan 2014. 

“Museum ini merupakan rekaman sekaligus narasi bagaimana dulu kita mengemban amanah rakyat mulai 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014. Ini semua hakikatnya juga pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat Indonesia. Untuk para sahabat, serahkanlah pada sejarah, pada rakyat," pungkasnya. (*)

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar