Di IFMAC WOODMAC 2026, PT Kayu Bagus International (Elwood) Dorong Integrasi Ekosistem Industri Kayu Indonesia

Uwrite.id -
JAKARTA — Penguatan ekosistem industri kayu dari hulu hingga ke hilir menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha nasional dalam meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun global. Komitmen tersebut ditegaskan oleh PT Kayu Bagus International (Elwood), yang dinaungi oleh Hadi Setiawan selaku Owner, melalui partisipasinya pada pameran industri kayu IFMAC & WOODMAC 2026.
Dalam wawancara di sela pameran, Jimmy Hartono, Production Support PT Kayu Bagus International (Elwood), menjelaskan langkah konkret perusahaan dalam merajut ekosistem industri kayu Indonesia yang terintegrasi.
Jimmy mengungkapkan bahwa Elwood yang pada awalnya hanya berfokus pada penjualan veneer, kini telah memperluas cakupan layanannya secara menyeluruh. Perusahaan kini menyediakan pasokan mulai dari gelondongan kayu (log), proses pembuatan veneer, hingga aplikasi penempelan pada permukaan material seperti MDF atau plywood sesuai kebutuhan pelanggan.
Layanan terintegrasi ini dirancang khusus untuk membantu para pengrajin dan pelaku industri lokal mengatasi keterbatasan fasilitas produksi. "Jika sebelumnya pengrajin bingung mencari lokasi pemotongan atau pengolahan finish, kini kami siap menyuplai bahan jadi sesuai ukuran yang dibutuhkan. Hal ini sangat membantu pengrajin lokal yang belum memiliki kelengkapan mesin untuk mempercepat proses produksinya," ujar Jimmy.
Tak hanya menyediakan pasokan bahan baku, Elwood juga aktif merangkul para pengusaha, termasuk sektor UMKM, melalui konsultasi pemilihan bahan baku dan teknologi mesin yang tepat. Pendampingan ini bertujuan agar efisiensi tetap terjaga dan Harga Pokok Penjualan (HPP) produk tidak membengkak akibat penggunaan jenis kayu yang tidak efisien.
Selain efisiensi, prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan turut menjadi perhatian utama. Dalam setiap gelaran pameran, Elwood konsisten mengadopsi dan memperkenalkan teknologi terbarukan guna mengoptimalkan pemanfaatan sisa bahan produksi (waste management) agar dapat diolah kembali.
Mengenai prospek masa depan, Jimmy optimistis bahwa industri kayu nasional akan terus tumbuh positif dalam beberapa tahun ke depan. "Kami berharap industri kayu terus berkembang, sebab kayu merupakan material alami yang tidak tergantikan dan dapat diperbarui secara berkelanjutan," pungkasnya.
Sumber: https://www.mediapatriot.co.id/2026/09/26/di-ifmac-woodmac-2026-pt-kayu-bagus-international-elwood-dorong-integrasi-ekosistem-industri-kayu-indonesia/

Tulis Komentar