Dewas KPK Lindungi Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Hukum | 23 Jun 2023 | 02:23 WIB
Dewas KPK Lindungi Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Uwrite.id - Komisi Pemberantasan Korupsi berkali-kali dirundung kasus pelanggaran kode etik di jajaran pucuk pimpinannya yang tak lain adalah  Firli Bahuri, namun berkali-kali juga pula Firli lolos dari pelanggaran tersebut yang disebabkan Dewan Pengawas KPK menyetop untuk mengusut kasus-kasusnya dengan alasan kurangnya bukti.

Dengan kondisi ini, sehingga memunculkan dugaan KPK menjadi politi. Terlebih lagi belakang ini muncul rumor Capres Anies Baswedan akan dijadikan tersangka kasus pembangunan Formula E.

Diketahui, bahwa Pada tahun lalu KPK mengumandangkan Hypne lagu barunya yang kemudian diketahui pencipta lagu hypne KPK yang baru adalah Ardina Safitri yang tidak lain adalah istri dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri.

ketua KPK Firli Bahuri bahkan memberikan penghargaan kepada istrinya yang telah menciptakan lagu hypne KPK yang baru. tak  pelak Firli Bahuri menjadi disorot karena Dianggap telah melanggar etik kepentingan.

Namun problem kasus pelanggaran etik ini justru menguap sesampai di meja Dewan Pengawas atau Dewas KPK. Dewas juga tidak berkutik dalam kasus pelanggaran etik Firli lainnya yang membocorkan dokumen penyelidikan perkara korupsi di Kementerian ESDM , Dewas menilai belum cukupnya bukti, Di sisi lain pihak Kepolisian Bahkan menemukan adanya unsur pidana.

Anehnya Firli juga tidak melakukan pelanggaran oleh Dewan Pengawas KPK untuk kasus pemberhentian terhadap Brigjen Ender Priyantoro dari posisi Direktur Penyelidikan KPK.

Berdasarkan Informasi terkait permasalahan tersebut, Firly diduga berkonflik dengan Endar karena menolak untuk melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi pada Formula E yang melibatkan Gubernur Anies Baswedan yang saat ini tengah maju sebagai kontestan pemilu untuk calon presiden republik Indonesia.

Menurut mantan penyidik KPK Yudi Purnomo bahwa dewan pengawas KPK seperti melakukan perlindungan terhadap ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri sehingga menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap dewan pengawas KPK semakin berkurang.

"ya sepertinya Dewan Pengawas Komisi pemberantasan korupsi melindungi Firli Bahuri yang menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap dewan pengawas KPK semakin berkurang."jelas Yudi Purnomo

Deretan kasus ketua KPK Firli bahuri yang tidak tuntas terlebih soal kasus formula e bersambung dengan munculnya rumor Anies Baswedan akan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

rumor itu muncul setelah mantan Wamen Menkumham Deni Indrayana mengungkap dalam akun media sosial miliknya, menyebutkan pencalonan Anies Baswedan tidak dikehendaki oleh presiden Jokowi Widodo yang telah mendukung Ganjar dan Prabowo

"jadi kita tidak sedang menegakkan dan merespon komentar komentar Jadi silakan. itu kan katanya Pak Deni Indrayana jadi saya kira yang bisa mengklarifikasi udah membenarkan adalah Pak Deni saja bukan kami." terang Nurul Ghufron wakil ketua KPK. ( Dikutip Dari Metro Tv ). 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar