Denny Indrayana Yakin Anies Baswedan Jadi Tersangka KPK

Politik | 21 Jun 2023 | 18:32 WIB
Denny Indrayana Yakin Anies Baswedan Jadi Tersangka KPK

Uwrite.id - Di kutip dari akun Twitter Denny Indrayana, hari ini tanggal 21 Juni 2023. 

Denny Indrayana yang sedang bersembunyi di Melbourne Australia sering kali memberikan informasi yang membuat heboh Indonesia. Alih alih mendamaikan suasana politik tapi Denny Indrayana yang maju caleg di pemilu 2024 malah selalu memberikan informasi yang salah. 

Beberapa waktu lalu tentang pemilu tertutup yang katanya dapat info valid tapi nyatanya membagongkan. MK menolak sistem tertutup dan dengan sendirinya Denny Indrayana tidak bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya. 

Hari ini pun tanggal 21 Juni 2023, di akun Twitternya Denny Indrayana kembali memberikan kabar bahwa Anies Baswedan akan jadi tersangka KPK. Denny Indrayana sudah memastikan Anies akan jadi tersangka. 

Berikut pernyataan resmi dari akun Twitter Denny Indrayana:

 

𝗔đ—ģđ—ļ𝗲𝘀 𝘀𝗲𝗴𝗲đ—ŋ𝗮 𝗷𝗮𝗱đ—ļ 𝘁𝗲đ—ŋ𝘀𝗮đ—ģ𝗴𝗸𝗮 𝗸đ—ŧđ—ŋ𝘂đ—Ŋ𝘀đ—ļ 𝗱đ—ļ 𝗞đ—Ŗ𝗞.

Kabar itu sudah menjadi informasi yang beredar di banyak kesempatan. Bukan hanya saya, banyak yang sudah menyatakannya. Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar, misalnya, dalam beberapa podcast sudah menyatakan, pentersangkaan adalah salah satu skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies Baswedan menjadi kontestan dalam Pilpres 2024.

Setelah KPK 19 kali ekspose, ini pemecah rekor, seorang anggota DPR menyampaikan, Anies segera ditersangkakan. Semua komisioner sudah sepakat. Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun. Untuk menyelesaikan tugas memukul lawan-oposisi, dan merangkul kawan-koalisi, sesuai pesanan kuasa 𝑠𝑡𝑎𝑡đ‘ĸ𝑠 𝑞đ‘ĸ𝑜.

Sebenarnya, saya tidak terkejut. Dalam tulisan, “Bagaimana Jokowi Mendukung Ganjar, Mencadangkan Prabowo, dan Menolak Anies (𝗞𝗹đ—ļ𝗸: integritylawfirms.com/indonesia/2023â€Ļ), sudah saya sampaikan, Jokowi menggunakan 9 strategi 10 sempurna, yaitu:

1. 𝙋𝙚𝙧𝙩𝙖đ™ĸ𝙖, di tahap awal, Presiden Jokowi dan lingkaran dalamnya mempertimbangkan opsi untuk menunda pemilu, sekaligus memperpanjang masa jabatan Presiden.

2. 𝙆𝙚𝙙đ™Ē𝙖, masih di tahap awal, segaris dengan strategi penundaan pemilu, sempat muncul ide untuk mengubah konstitusi guna memungkinkan Presiden Jokowi menjabat lebih dari dua periode.

3. 𝙆𝙚𝙩𝙞𝙜𝙖, menguasai dan menggunakan KPK untuk merangkul kawan dan memukul lawan politik.

4. 𝙆𝙚𝙚đ™ĸđ™Ĩ𝙖𝙩, menggunakan dan memanfaatkan kasus hukum sebagai 𝑝𝑜𝑙𝑖𝑡𝑖𝑐𝑎𝑙 𝑏𝑎𝑟𝑔𝑎𝑖𝑛𝑖𝑛𝑔 yang memaksa arah parpol dalam pembentukan koalisi pilpres.

5. 𝙆𝙚𝙡𝙞đ™ĸ𝙖, jika ada petinggi parpol yang keluar dari strategi pemenangan, maka dia beresiko dicopot dari posisinya.

6. 𝙆𝙚𝙚đ™Ŗ𝙖đ™ĸ, menyiapkan komposisi hakim Mahkamah Konstitusi untuk antisipasi dan memenangkan sengketa hasil Pilpres 2024.

7. 𝙆𝙚𝙩đ™Ē𝙟đ™Ē𝙝, adalah tidak cukup hanya mendukung pencapresan Ganjar Pranowo, Jokowi juga memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto.

8. 𝙆𝙚𝙙𝙚𝙡𝙖đ™Ĩ𝙖đ™Ŗ Jokowi adalah membuka opsi mentersangkakan Anies Baswedan di KPK. Ini sudah menjadi rahasia umum, terkait dugaan korupsi Formula E.

9. 𝙆𝙚𝙨𝙚đ™ĸ𝙗𝙞𝙡𝙖đ™Ŗ adalah mengambil alih Partai Demokrat melalui langkah politik yang dilakukan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. 

10. 𝙆𝙚𝙨𝙚đ™Ĩđ™Ē𝙡đ™Ē𝙝 yang menyempurnakan adalah dengan berbohong kepada publik. Presiden Jokowi berulang kali mengatakan urusan capres adalah kerja para Ketum Parpol, bukan urusan Presiden. Belakangan, baru Beliau akui akan cawe-cawe dalam Pilpres 2024.

𝑆𝑎𝑡đ‘ĸ-𝑝𝑒𝑟𝑠𝑎𝑡đ‘ĸ, tulisan saya di 24 April 2023 itu mulai terbukti. Saya berharap, Presiden Jokowi menghentikan cawe-cawenya, termasuk mentersangkakan dan menjegal Anies. Kalau masih diterus-teruskan, menjadi pertanyaan apa maksud dan tujuannya? Salah satu hipotesis yang tidak terhindar terlintas di kepala saya adalah, Presiden Jokowi justru mengundang ketidakpastian dan kegaduhan, yang ujungnya menunda pemilu, dan memperpanjang masa jabatannya sendiri. Semoga hipotesis saya keliru.

Melbourne, 21 Juni 2023

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar