Curhat ke Media, Wabup Nata Impikan Investasi di Kepahiang

Ekonomi | 22 Jul 2023 | 13:25 WIB
Curhat ke Media, Wabup Nata Impikan Investasi di Kepahiang
Dari kiri ke kanan : Bupati Kepahiang, Wakil Bupati Kepahing dan Kadisperindag kopukm Kabupaten Kepahiang

Uwrite.id - Di saat berlangsungnya gelaran Apkasi Expo 2023, 20-22 Juli, di ICE BSD, insan media merasa berbesar hati tatkala bertatap muka dan 'ngariung' bersama di booth Kabupaten Kepahiang. Aktivitas ini diisi dengan curhat Bapak Wakil Bupati Nata sekaligus mencicipi kopi Robusta khas produksi Kepahiang tersebut. 

Kejutan-kejutan pernyataan Wabup Nata mewarnai suasana gembira yang diselingi gelak tawa insan media saat asyik bercengkerama langsung dengan orang nomor dua di Kepahiang ini. Sosok ramah dan menyenangkan itu terkesan sangat memberi perhatian, pada komoditas unggulan di daerah kelahirannya. Sebagaimana diketahui, perputaran ekonomi Kepahiang amat bertumpu pada komoditas kopi.

Tatkala disentil salah satu insan media mengenai upaya pemerintah lokal untuk menggairahkan pemasaran biji kopi asal Kepahiang untuk market dunia, Wakil Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, mengaku telah berupaya mendekati serta melakukan penjajakan dengan beberapa industri besar kopi di Jawa Timur seperti Top Coffee serta dengan AEKI Jawa Timur.

"Telah ada 1 calon pemodal asal Jawa Timur yang kami jumpai dan saat ini fix, tengah dalam fase interaksi dan pematangan guna memberi keyakinan kepada personal calon pemodal itu," tukas Wabup H. Zurdi Nata, S.IP.

"Calon pemodal yang ingin berinvestasi ke Kepahiang tentunya akan berhitung, terlebih lagi melihat letak posisi dari Kepahiang ke pelabuhan yang bisa ekspor, karena saat ini rata-rata kapal-kapal bersandarnya di Tanjung Perak, Surabaya, Jatim," ucapnya.

Tentu yang menjadi kebanggaan Wabup adalah Kepahiang segera dilintasi jalur transportasi inti dan terbangunnya gate menuju Jalan Tol Trans Sumatera tentu menjadi faktor kunci yang menyederhanakan alur perhubungan darat, logistik muatan hasil bumi terutama biji kopi.

Harga kopi di pasaran dunia sedang bagus, dan permintaan dunia meningkat tajam akibat bencana frost salju yang menutupi separuh ladang kopi di Brasil, Amerika Latin sehingga pasokan dari Brasil turun 50%, cerita Nata kepada insan media.

Dibandingkan dengan karet dan komoditas perkebunan di Kepahiang lainnya, hanya kopi yang menurut Nata simple bagi masyarakat pembudidaya untuk melepasnya ke pasar. Ada harga yang cocok, barang sesuai, jadilah jual-beli, bahkan di tengah malam sekalipun, ujar figur sentral Partai Golkar Kepahiang ini berseloroh.

Mengingat besaran komoditas biji kopi yang diproduksi pembudidaya Kabupaten Kepahiang pertahun, tentu Kepahiang sudah masuk dalam hitungan. Cuma saja, sekarang tinggal support prasarana transportasi logistik yang menjadi sorotan juga menjadi perhitungan si calon pemodal. Demikian lanjut Nata lagi.

Petinggi pemerintahan, khususnya wakil bupati dan kadisperindagkopukm Kabupaten Kepahiang dewasa ini tengah getol-getolnya memancing kalangan pemodal di bidang hilir industri kopi agar menanamkan kapitalnya, di daerah berhawa sejuk ini.

"Semoga saja pemodal akhirnya tersentuh hatinya buat berkunjung ke Kepahiang, serta juga menyertakan investasi di Kepahiang, keinginan dan cita-cita kami keberadaan pemodal tersebut depannya nantinya berpeluang memacu taraf kehidupan lapisan masyarakat terutama pembudidaya kopi. Selain itu efek langsungnya, angkatan kerja di Kabupaten Kepahiang akan terserap sehingga mengurangi tingkat pengangguran," pungkasnya.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar