Ketua KPK Dibayangi Skandal Bocoran Informasi Rahasia Operasi KPK

Hukum | 09 Apr 2023 | 13:52 WIB
Ketua KPK Dibayangi Skandal Bocoran Informasi Rahasia Operasi KPK

Uwrite.id - Bupati Meranti tersandung kasus korupsi dan ditangkap pada Jumat, 7 April 2023. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengonfirmasi penangkapan tersebut dalam keterangan tertulis yang ia berikan kepada wartawan.

Namun, berita tersebut dibayangi oleh skandal lain yang melibatkan Ketua KPK Firli Bahuri. Skandal yang diduga melibatkan Ketua KPK Firli Bahuri diungkap oleh akun twitter @dimdim0783.

Dalam cuitannya, akun @dimdim0783 menjelaskan bahwa Firli membocorkan informasi rahasia kepada salah satu target operasi KPK yang berujung pada gagalnya operasi KPK di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurutnya, Firli mendapat informasi dari seseorang yang tidak dikenal saat pemaparan pejabat dan jajaran KPK pada 27 Maret 2023.

Karena kesibukan, Firli mengecek informasi tersebut, ia menggunakan ponselnya untuk memverifikasi informasi yang diberikannya oleh orang tidak dikenal tersebut. Sayangnya, dokumen-dokumen yang diperoleh dari seseorang berinisial M kemudian diberikan kepada Firli dan selanjutnya ia memberikannya kepada sasaran operasi KPK agar target dapat menghindar dari operasi itu.

Akun twitter @dimdim0783 pun mengunggah dokumen bersifat rahasia yang diduga dibocorkan oleh Firli Bahuri kepada salah satu target KPK.

Meskipun Firli Bahuri membantah melakukan pelanggaran adab, namun kabar terkait tindakannya tersebut telah mengganggu isu penangkapan Bupati Meranti. Hal ini juga memicu pertanyaan tentang keamanan data dan operasi rahasia KPK serta tanggung jawab yang harus diemban oleh ketua KPK dalam menjaga kerahasiaan informasi diinternal KPK.

Berikut penjelasan mengenai bagaimana proses pembocoran dokumen rahasia yang dilakukan pimpinan KPK Firli Bahuri terhadap kasus di Kementerian ESDM yang dicuitkan @dimdim0783 melalui akun twitternya:

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar