Buntut Promosikan Judi Online, Wulan Guritno Akan Diperiksa Bareskrim Polri

Peristiwa | 30 Aug 2023 | 19:26 WIB
Buntut Promosikan Judi Online, Wulan Guritno Akan Diperiksa Bareskrim Polri
Dirsiber Mabes Polri Brigjen Adi Vivid (Foto:IDN Times)

Uwrite.id - Video yang menampilkan artis terkenal, Wulan Guritno, sedang mempromosikan situs judi online telah viral di berbagai media sosial. Video promosi tersebut diunggah oleh akun Twitter @partaisocmed, di mana Wulan Guritno memperkenalkan situs slot online Sakti123 beserta fitur-fitur unggulannya.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berencana untuk memanggil Wulan Guritno guna melakukan klarifikasi terkait promosi yang dilakukan terhadap situs judi online Sakti123, yang merupakan salah satu situs slot online.

Brigadir Jenderal Polisi Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dari Direktorat Tindak Pidana Siber menjelaskan bahwa video yang memperlihatkan artis Wulan Guritno tersebut telah dibuat pada tahun 2020, dan situs web yang dipromosikan masih beroperasi hingga saat ini. Oleh karena itu, pihak berwenang akan melakukan klarifikasi dengan memanggil Wulan Guritno untuk memeriksa apakah unsur pelanggaran hukum terpenuhi atau tidak.

“Terkait masalah artis WG setelah ditelusuri itu (video) dibuat tahun 2020. Untuk websitenya sampai saat ini masih ada,” kata Adi Vivid, dikutip dari Okezone, Rabu (30/8/23).

"Kami akan lakukan klarifikasi, kita panggil yang bersangkutan seperti tadi disampaikan kita lihat unsurnya terpenuhi atau tidak," lanjutnya.

Adi Vivid menegaskan bahwa pemeriksaan klarifikasi tidak hanya akan dilakukan kepada Wulan Guritno saja, melainkan juga kepada artis lain, selebgram, dan influencer yang diduga terlibat dalam promosi judi online.

"Dengan ini, kami juga mengundang teman-teman influencer yang lain. Saya ingin menegaskan kepada mereka, termasuk artis dan selebgram, untuk menghentikan promosi judi online," tegasnya.

Adi Vivid juga menyoroti dampak negatif dari promosi judi online, dengan banyaknya korban yang mengalami penurunan ekonomi, bahkan ada yang terjebak dalam situasi menjual diri agar bisa bermain judi online.

“Karena korban banyak, banyak orang jatuh miskin, banyak yang tadinya perempuan mohon maaf akhirnya menjual diri. supaya bisa cari uang untuk judi online banyak orang," tutup Adi Vivid.

 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar