BNN Provinsi Jateng Gandeng Ulama Kuatkan Tekad Perang Lawan Narkoba Dukung Akselerasi Asta Cita

Hukum | 20 Mar 2025 | 08:26 WIB
 BNN Provinsi Jateng Gandeng Ulama  Kuatkan Tekad Perang Lawan Narkoba  Dukung Akselerasi Asta Cita
Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K, S.H, M.Hum.

Uwrite.id - (Semarang) Talkshow Ramadan Hingga Maghrib (Tarhim) di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Acara itu diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP Jateng) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah.

Kegiatan yang mengusung tema "Kolaborasi Ulama dan BNNP Jateng Mencegah Peredaran Narkoba" ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K, S.H, M.Hum, selaku Kepala BNNP Jateng, serta Dr. KH. Multazam Ahmad, MA., Ketua Ganas Annar MUI Jawa Tengah.

Baca Juga: https://uwrite.id/news/wakapolda-kombes-pol-latif-usman-bakal-perbaiki-kedisiplinan-anggota-polda-jateng

Dalam talkshow ini, Brigjen Pol Agus Rohmat menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. 

“BNN tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan dukungan dari masyarakat, termasuk ulama, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama melawan peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita ke-7 dari pemerintahan Prabowo-Gibran, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia unggul. 

Baca Juga: https://uwrite.id/news/kampanye-bahaya-narkoba-melalui-media-bnn-jateng-gandeng-jawa-pos-radar-semarang

“Salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 adalah memastikan generasi muda terbebas dari jerat narkoba, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal untuk membangun bangsa. Dalam Islam, narkoba termasuk dalam kategori khamer dan harus dijauhi. Sudah pasti hukumnya haram, jangan pernah mendekatinya. Kita juga harus bijak dalam memilih pergaulan, sebaiknya berteman dengan orang-orang yang memiliki keimanan yang kuat,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, KH. Multazam Ahmad menegaskan bahwa dalam perspektif agama, narkoba merupakan zat yang diharamkan karena dampak negatifnya yang besar. 

“Saya bekerja sama dengan BNN untuk memberikan informasi dan penyuluhan kepada siswa, mahasiswa, serta kelompok PKK. Persoalan ini sangat serius. Narkoba diharamkan karena mudaratnya yang besar, dan efek kecanduannya dapat menghancurkan masa depan seseorang. Oleh karena itu, saya mengingatkan agar jangan pernah mencoba, jangan mendekatinya, dan selalu berhati-hati,” ujarnya.

Baca Juga: https://uwrite.id/news/kombes-pol-anwar-nasir-pimpin-kegiatan-pemusnahan-26-kg-sabu-sabu--10-ribu-pil-ekstasi

Lebih lanjut KH. Multazam menambahkan bahwa bagi seseorang yang meninggal akibat penyalahgunaan narkoba, hal itu bisa dianggap sebagai tindakan bunuh diri. 

“Allah Maha Penyayang, maka jangan dekati narkoba. Cari yang halal, jauhi yang haram,” pesannya sambil merujuk pada ayat dalam Surah An-Nisa.

Talkshow ini juga mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu peserta, Nur Khoirun, mahasiswa UIN Semarang, mengungkapkan bahwa informasi yang diperolehnya dari BNN sangat bermanfaat dalam memahami bahaya narkoba. 

Baca Juga: https://uwrite.id/news/kapolres-grobogan-akbp-ike-yulianto-beri-sanksi-oknum-polisi-interogasi-warga-pencari-bekicot

“Dengan informasi tersebut, saya kini lebih waspada terhadap berbagai modus penyebaran narkoba, terutama dalam memilih pergaulan,”terangnya.

Kolaborasi antara BNNP Jateng, MUI, dan masyarakat dalam kegiatan Tarhim ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kebijakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

 Dengan semakin kuatnya sinergi antara berbagai pihak, diharapkan upaya pencegahan narkoba dapat semakin efektif dan berkelanjutan.

Klik & baca Uwrite.id untuk mengupdate beraneka warta terkini dari Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan & Lingkungan Hidup. Juga berita Internasional & Olahraga dari berbagai belahan dunia serta ragam informasi Teknologi-Sains, Film-Musik, Selebriti-Tokoh, Seni-Budaya hingga Religi. Tak ketinggalan rubrik gaya hidup mulai Kuliner, Kesehatan, Pariwisata, Fashion & Otomotif.

 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar