Bimtek Digitalisasi Madrasah Diniyah untuk Pendidikan Berkualitas dan Adaptasi Teknologi

Pendidikan | 30 Nov 2023 | 20:59 WIB
Bimtek Digitalisasi Madrasah Diniyah untuk Pendidikan Berkualitas dan Adaptasi Teknologi
Wabup Ciamis, Yana D Putra membuka Bimtek Digitalisasi Madrasah Diniyah. Foto/istimewa

Uwrite.id - Wakil Bupati Ciamis, H. Yana D Putra, menyampaikan bahwa metodologi pembelajaran keagamaan harus mengikuti tuntutan zaman dengan tetap mempertahankan substansi pendidikannya.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya Bimtek Digitalisasi Madrasah Diniyah sebagai respons terhadap perkembangan zaman.

Ini disampaikannya ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Madrasah Diniyah di gedung Dakwah Islam Kecamatan Baregbeg pada Kamis (30/11/23).

"Bimtek ini memiliki signifikansi dalam menghadapi perkembangan zaman; isi materi tetap konsisten, yang berubah hanyalah metodenya, sesuai dengan tuntutan zaman," terangnya.

Dalam era digitalisasi, Wabup mengharapkan para guru diniyah mampu memanfaatkan dan mengintegrasikan teknologi sebagai alat pembelajaran.

"Meskipun menghadapi beberapa keterbatasan, kegiatan ini mencerminkan tekad Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan," ucapnya.

Lebih lanjut, Wabup Yana menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menjadikan pendidikan keagamaan sebagai fokus utama.

Menurutnya, guru madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membangun pondasi pendidikan bagi generasi penerus.

"Pondasi yang solid pada anak-anak di pendidikan diniyah akan membentuk generasi penerus yang berakhlakul karimah dan dapat menjadi solusi untuk berbagai permasalahan," ujar Wabup.

FKDT apresiasi langkah Pemkab Ciamis

Para peserta Bimtek berfoto bersama usai pembukaan kegiatan. Foto/istimewa

 

Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis, Drs. Abdul Wahab Syahroni, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan langkah berikutnya setelah arahan Wabup Ciamis terkait peningkatan kapasitas guru diniyah di Kabupaten Ciamis.

Bimtek Kompetensi Digital ini juga, kata Abdul Wahab, digelar untuk meningkatkan pemahaman tentang penguasaan teknologi digital yang khusus ditujukan bagi lembaga pendidikan keagamaan di dunia takmiliyah.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru untuk mengembangkan tata kelola kelembagaan di lembaga diniah takmiliah masing-masing," jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Wahab menjelaskan, tujuan lain kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran mendalam tentang pentingnya penguasaan digital dalam era transformasi ini.

Salah satu fokus utama adalah pembaruan data EMIS (Education Management Information System) melalui Kementerian Agama.

Setiap semester, lembaga-lembaga ini diharapkan melakukan pemutakhiran data, termasuk data kelembagaan, santri, dan ustad. Sementara untuk update sarana prasarana dilakukan setia 6 bulan sekali.

"Alhamdulillah, transformasi ini sudah mulai berjalan, dan tujuan utamanya adalah agar lembaga pendidikan keagamaan dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi di bidang IT," ungkapnya.

150 kepala madrasah diniyah takmiliyah, ustad, dan pengurus FKDT dari 27 kecamatan turut serta dalam kegiatan ini. Ketua FKDT juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan sarana prasarana, stimulan bagi guru ngaji, dan peningkatan SDM bagi para guru diniyah.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar