Beredar Kabar Pencalonan Ganjar Pranowo Sebagai Bacapres Akan Dievaluasi PDIP

Politik | 14 Aug 2023 | 00:06 WIB
Beredar Kabar Pencalonan Ganjar Pranowo Sebagai Bacapres Akan Dievaluasi PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memasangkan peci kepada Ganjar Pranowo sebagai simbol ditetapkan Ganjar sebagai capres dari PDIP. Prosesi itu dilakukan di Istana Batutulis, Bogor (21/4/23) (Humas PDIP)

Uwrite.id - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, memberikan sinyal bahwa pencalonan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebagai bakal calon presiden akan dievaluasi. Hal ini disampaikan oleh politikus PDIP, Beathor Suryadi, kepada Sumbawanews.com pada Sabtu, 12 Agustus 2023.

Menurut Beathor, evaluasi terhadap Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden akan dilakukan apabila angka elektabilitasnya tidak mencapai 40 persen atau jika jumlah partai koalisi yang mendukungnya tidak bertambah. Beathor juga mengungkapkan bahwa ada kemungkinan Megawati akan mengganti Ganjar dengan Puan Maharani, dengan posisi Puan sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo.

“Dapat bocoran Ganjar akan dievaluasi sebagai bakal calon presiden jika angka elektabilitasnya tidak mencapai 40 persen atau jumlah partai koalisinya tidak bertambah,” kata Beathor Suryadi, Sabtu (12/8/23).

“Kemungkinan Bu Mega akan mengambil tindakan, mengganti petugas partai dengan kandidat kader yang lain, bisa mungkin Puan Maharani,” lanjutnya.

Beathor juga memaparkan bahwa saat Megawati mengumumkan Ganjar sebagai bakal calon presiden pada tanggal 23 April 2023, Ketua Umum PDIP mengeluarkan tiga surat keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Satu SK untuk menetapkan Ganjar sebagai petugas partai calon capres 2024, satu SK untuk Puan Maharani dalam penggalangan partai-partai koalisi untuk Ganjar, dan satu SK lagi untuk Prananda Prabowo yang memantau perkembangan serta elektabilitas suara Ganjar Pranowo.

Pernyataan Beathor senada dengan Puan Maharani terkait elektabilitas Ganjar yang tidak mengalami peningkatan.

"Hal ini menjadi tantangan yang perlu kita cermati untuk dievaluasi," kata Puan Maharani di Solo Paragon pada tanggal 27 Mei 2023.

Dengan demikian, pencalonan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden dalam Pilpres 2024 akan terus dipantau dan dievaluasi oleh PDIP, dengan kemungkinan perubahan kandidat jika persyaratan elektabilitas tidak terpenuhi.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar