Bantah Klaim Bergabung ke Gerindra, Susi: Ndak lah, Saya Tidak di Dalam Gerindra

Politik | 21 Nov 2023 | 03:05 WIB
Bantah Klaim Bergabung ke Gerindra, Susi: Ndak lah, Saya Tidak di Dalam Gerindra
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Uwrite.id - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Gerindra Jawa Barat, Aries Marsudiyanto, mengklaim bahwa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, akan bergabung dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) pada Pemilu 2024. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers konsolidasi Bappilu Gerindra Wilayah Jawa Barat di Hotel Bidakara, Jakarta.

"Kita masukkan beliau ke Dewan Kehormatan Bappilu," ujar Aries, Senin (20/11/23).

Aries juga menyampaikan rencananya untuk menjalin hubungan yang lebih intens dengan Susi Pudjiastuti.

"Nanti ada kesempatan, saya akan bersilaturahmi menghadap beliau untuk lebih terstruktur," tambahnya.

Meskipun demikian, namun Susi Pudjiastuti membantah klaim tersebut. Melalui pesan singkat yang diterima Uwrite.id, Susi menyatakan bahwa dirinya tidak di dalam Gerindra.

"Ndak lah, saya tidak di dalam Gerindra," jelas Susi pada Selasa (21/11/23).

Susi Dibujuk Jadi Timses AMIN (Anies-Imin)

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti, juga disebut-sebut berpeluang menjadi pelatih Timnas AMIN. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut-sebut menggodanya untuk bergabung dalam tim sukses Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Dalam pernyataannya pada Jumat (17/11/23), Susi mengaku bahwa dirinya memang masih terus dibujuk agar bergabung ke timses.

"Dibujukin terus iya," kata Susi, Jumat (17/11/23).

Namun, kesibukan Susi tampaknya menjadi hambatan, karena saat ini ia fokus mengurus maskapai penerbangan pribadinya, Susi Air. Selain itu, tanggung jawab sebagai CEO dan kewajiban mengurusi cucu-cucunya turut memakan waktu dan perhatiannya.

"Sibuk urusin Susi Air. Sejak bulan ini saya jadi CEO lagi dan urus cucu-cucu," tambahnya.

Pemilihan presiden semakin dekat, spekulasi seputar peran Susi Pudjiastuti sebagai magnet politik nasional akan terus dinanti dan menjadi perhatian. Publik kini menunggu kemana arah dukungan Susi di pilpres 2024. 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar