Angka Bunuh Diri Wonogiri Meningkat, DPR RI PKB Luluk Nur Hamidah Berikan Tanggapan

Hukum | 13 Apr 2023 | 13:00 WIB
Angka Bunuh Diri Wonogiri Meningkat, DPR RI PKB Luluk Nur Hamidah Berikan Tanggapan

Uwrite.id - Angka bunuh diri di Wonogiri, Jawa Tengah, mengalami peningkatan selama setahun terakhir. Fenomena ini menjadi perhatian DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luluk Nur Hamidah.

Luluk Nur Hamidah melalui media sosialnya ikut mengomentari fenomena tersebut. Dia menyatakan bahwa sistem sosial, politik, dan ekonomi yang tidak berjalan dengan baik dapat memicu tingginya angka bunuh diri.

"Kasus bunuh diri di Wonogiri yang terus berulang harus menjadi perhatian kita semua. Sistem sosial/politik/ekonomi yang tidak bekerja dengan baik juga dapat memicu tingginya angka bunuh diri. Kehadiran pusat layanan penting: Kesejahteraan warga lahir batin adalah tugas semua pemimpin", kata Luluk melalui akun medsosnya.

Luluk juga menekankan bahwa kehadiran pusat layanan penting seperti kesejahteraan warga lahir batin adalah tugas semua pemimpin. Hal ini merupakan upaya untuk mencegah peningkatan angka bunuh diri yang semakin meningkat di Wonogiri.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri mencatat bahwa angka bunuh diri di Wonogiri sepanjang tahun 2022 meningkat dari tahun sebelumnya.

Dalam dua minggu terakhir sudah ada dua kasus bunuh diri di Wonogiri. Pada hari Rabu 29-03-2023, Warga Dusun Sukoroyom Wetan, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri meninggal karena bunuh diri. Kasus kedua terjadi di Desa Sonoharjo, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri seorang ibu muda nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena terbelit masalah ekonomi keluarga, Rabu (12/4/2023).

Kondisi ini menunjukkan bahwa perhatian serius perlu diberikan oleh semua pihak, terutama pemimpin daerah dan pusat pemerintahan, untuk menangani masalah ini. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi masyarakat Wonogiri.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar