Anak Badak Sumatera Di Way Kambas Kembali Lahir

Lingkungan Hidup | 28 Nov 2023 | 10:07 WIB
Anak Badak Sumatera Di Way Kambas Kembali Lahir
Foto Tangkapan Layar Kondisi anak badak sumatera

Uwrite.id - Seekor anak Badak Sumatera kembali lahir di suaka rhino taman nasional way kambas, kabupaten lampung timur, lampung. dengan jenis kelamin jantan dari induk bernama 'Delilah' dan 'Harapan', Sabtu (25/11/23).

Hewan yang dilindungi ini, merupakan bayi dari pasangan Badak Sumatera bernama 'Delilah' dan 'Harapan' yang ternyata lahir 10 hari lebih cepat dari perkiraan dan dalam kondisi sehat dengan berat 25 kilogram.

Hermawan (Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas) 

Hermawan, Pelaksana Tugas Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas. Menjelaskan, bahwa anak Badak Sumatera ini merupakan kelahiran kelima di Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas. 

" Sebenarnya waktu kelahiran diluar dugaan perkiraan, dari HPL itu akan lahir 10 hari kedepannya dan Delilah ini melahirkan anak badak berjenis kelamin jantan. Kelahiran kelima anak badak sumatera , kalau ditotal keseluruhan menjadi 10 ekor badak sumatera di taman nasional way kambas ini," Ujarnya.

Hal ini merupakan kabar bahagia bagi dunia konservasi, sekaligus bentuk komitmen pemerintah indonesia dalam melakukan upaya konservasi badak yang semakin terancam.

" Ini juga sebagai komitmen kita balai konservasi dalam melindungi serta merawat hewan seperti badak yang hampir punah," Tegasnya

Diketahui, Taman Nasional Way Kambas terkenal sebagai tempat konservasi, kawasan ini terdiri dari hutan air rawa dengan hamparan padang rumput, semak belukar, serta hutan pantai. luas secara keseluruhan mencapai 125.000 Hektar.

Selain itu Taman Nasional Way Kambas bukan hanya rumah bagi Gajah Sumatera, tetapi juga binatang yang dilindungi lainnya seperti Beruang Madu, Badak Sumatera, Harimau Sumatera, Rusa Sambas, Kijang, Kucing Emas, tapi juga beberapa hewan lain yang terancam punah.(Hanyakulitinta)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar