Ambulance Udara untuk Evakuasi Pasien dari Tempat Terpencil dan Dokter Terbang ke Tempat Rakyat Sakit Keras, Ide Prabowo

Uwrite.id - Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di hadapan Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (15/08).
Dalam pidatonya, Presiden menekankan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkeadilan hingga ke pelosok negeri.
Salah satu program prioritas di sektor kesehatan tahun 2027 adalah pengadaan Ambulance Udara.
Program ini ditujukan untuk mengevakuasi pasien dari daerah terpencil yang sulit dijangkau jalur darat dan laut.
Presiden Prabowo menyoroti masih banyak masyarakat kita yang tinggal di tempat terpencil.
"Saudara-saudara kita di pegunungan, di pulau-pulau terluar, di pedalaman Kalimantan, Papua, seringkali terlambat mendapat pertolongan karena akses yang terbatas," ujar Presiden.
Untuk itu, pemerintah mengalokasikan anggaran guna membeli dan mengoperasikan armada Ambulance Udara milik negara.
Ambulance Udara ini akan dilengkapi peralatan medis darurat dan tenaga medis yang siap diterbangkan kapan saja.
Selain Ambulance Udara, pemerintah juga akan menjalankan program Dokter Terbang.
Melalui program ini, dokter spesialis akan diterbangkan secara rutin ke daerah-daerah yang kekurangan tenaga kesehatan.
Tujuannya agar rakyat yang sakit keras di wilayah 3T tidak perlu menempuh perjalanan jauh dan berisiko ke kota besar.
"Dokter datang ke tempat rakyat, bukan rakyat yang dipaksa datang ke dokter dalam kondisi sakit keras," tegas Prabowo.
Nota RAPBN 2027 menargetkan penguatan layanan kesehatan primer dan sekunder sebagai fondasi Indonesia Sehat.
Anggaran kesehatan diarahkan untuk meningkatkan rasio dokter, perawat, dan fasilitas di Puskesmas serta RSUD di daerah.
Pemerintah juga menyiapkan insentif khusus bagi tenaga medis yang bersedia bertugas di daerah terpencil.
Presiden menyebut kesehatan adalah investasi SDM yang tidak bisa ditunda.
Tanpa akses kesehatan yang cepat, produktivitas masyarakat di daerah tertinggal akan terus terhambat.
Program Ambulance Udara dan Dokter Terbang ini menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan manusia.
Dalam Nota Keuangan, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2027 tetap dijaga di tengah ketidakpastian global.
Kesehatan yang kuat dinilai menjadi prasyarat agar bonus demografi dapat dimanfaatkan secara optimal.
Prabowo meminta DPR RI bersama-sama mengawal agar anggaran kesehatan benar-benar sampai ke rakyat yang membutuhkan.
"Negara tidak boleh absen saat rakyatnya sakit. Terlebih saat mereka tinggal jauh dari rumah sakit," kata Presiden menutup bagian kesehatan dalam pidatonya.
Sidang Paripurna dilanjutkan dengan penyerahan dokumen RAPBN 2027 dan Nota Keuangan kepada Pimpinan DPR RI untuk dibahas lebih lanjut. (*)

Tulis Komentar