Ambang Batas 5 Persen Belum Ada Kesepakatan Final dalam Revisi RUU Pemilu

Pemilu | 17 Sep 2026 | 18:49 WIB
Ambang Batas 5 Persen Belum Ada Kesepakatan Final dalam Revisi RUU Pemilu
Dasco mengatakan komunikasi antarpimpinan partai politik akan terus dilakukan seiring bergulirnya proses penyusunan RUU Pemilu. Selain pembahasan antarelite partai.

Uwrite.id - Jakarta - Wacana ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) 5 persen dalam revisi Undang-Undang Pemilu belum menjadi keputusan bersama. 

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, pertemuan para ketua umum partai politik yang membahas RUU Pemilu baru sebatas curah pendapat awal atau brainstorming, sehingga belum menghasilkan keputusan final.

Dasco mengatakan, forum tersebut merupakan langkah awal untuk menyamakan pandangan dan memetakan berbagai gagasan sebelum pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara resmi oleh fraksi-fraksi di DPR.

“Jadi pertemuan para ketum parpol itu hanya baru brainstorming mengenai persiapan pembahasan undang-undang pemilu yang akan dilakukan oleh fraksi-fraksi di DPR,” ujar Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/09).

Menurutnya, proses *brainstorming* masih akan terus berlangsung mengikuti dinamika pembahasan RUU Pemilu. Karena itu, berbagai gagasan yang muncul dalam pertemuan awal belum dapat dianggap sebagai sikap final seluruh partai politik.

“Jadi kalau brainstorming itu kan belum ada penentuan,” tegas Dasco.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menyebut partainya menyetujui ambang batas parlemen 5 persen. Namun, Sugiono juga menyatakan tidak berbicara atas nama partai politik lain. Dengan demikian, posisi masing-masing partai masih menjadi bagian dari proses pembahasan yang lebih panjang.

Dasco mengatakan komunikasi antarpimpinan partai politik akan terus dilakukan seiring bergulirnya proses penyusunan RUU Pemilu. Selain pembahasan antarelite partai, DPR juga menunggu masukan publik yang dihimpun Komisi II sebagai bagian dari tahapan prapembahasan

“Ya kan ini pembahasannya masih akan panjang. Nah tentunya brainstorming-brainstorming lanjutan akan terus ada mengikuti dinamika yang ada,” tuturnya.

Terkait tidak hadirnya PDI Perjuangan dalam pertemuan sebelumnya, Dasco memastikan tidak ada partai yang akan ditutup aksesnya dalam komunikasi lanjutan. Ia menegaskan seluruh partai politik akan dilibatkan dalam proses pembahasan.

“Ya nanti kita akan undang semua (termasuk PDIP yang sebelumnya tidak ikut),” pungkasnya. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar