Aktivis ZARKA Teuku Z. Arifin Penuhi Panggilan Ilahi, Bertolak ke Tanah Suci Bersama Keluarga

Tokoh | 24 Oct 2026 | 04:18 WIB
Aktivis ZARKA Teuku Z. Arifin Penuhi Panggilan Ilahi, Bertolak ke Tanah Suci Bersama Keluarga
Ketum DPP ZARKA, Teuku Z. Arifin, bersama keluarga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jelang keberangkatan umrah, Selasa (20/10/2026).

Uwrite.id - TANGERANG – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Zirah Amanat Rakyat untuk Keadilan (ZARKA), Teuku Z. Arifin, bersama istri dan kedua putrinya mengawali perjalanan untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (20/10/2026).

Keberangkatan tersebut menjadi momentum spiritual sekaligus kesempatan mempererat kebersamaan keluarga melalui perjalanan ibadah yang sarat makna, rasa syukur, dan penghambaan kepada Allah SWT.

Sebelum bertolak, Arifin bersama keluarga mengikuti rangkaian persiapan (Manasik) keberangkatan di Hotel Grand Anara, kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Menggunakan maskapai Emirates Airlines, rombongan dijadwalkan terbang dari Jakarta menuju Dubai, Uni Emirat Arab, sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (21/10/2026).

Dalam rangkaian perjalanan tersebut, Arifin dan keluarga dijadwalkan terlebih dahulu menunaikan ibadah di Masjid Nabawi, Madinah, termasuk berziarah ke sejumlah tempat bersejarah dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Makkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah di Masjidil Haram, termasuk tawaf mengelilingi Ka’bah, sai antara Bukit Safa dan Marwah, serta memperbanyak doa dan ibadah sunah.

“Labbaik Allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, la syarika lak.”

“Aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”

Lantunan talbiyah tersebut menjadi simbol kepasrahan dan ketulusan seorang hamba dalam memenuhi panggilan Allah SWT, sekaligus mengingatkan bahwa di hadapan Sang Pencipta, setiap manusia hadir dengan kerendahan hati, tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun status sosial.

Bagi seorang aktivis yang menjalankan tanggung jawab organisasi kemasyarakatan, perjalanan spiritual ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.

Di tengah tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat, ibadah umrah menjadi ruang perenungan bahwa perjuangan menegakkan keadilan dan memperjuangkan kepentingan rakyat semestinya senantiasa dilandasi hati nurani, integritas, serta tanggung jawab moral.

Perjalanan ini sekaligus membawa harapan agar doa-doa yang dipanjatkan di Tanah Suci menjadi bagian dari ikhtiar spiritual bagi kesehatan dan keselamatan keluarga, persaudaraan antarsesama, serta kedamaian dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

“Labbaik Allahumma labbaik” — sebuah perjalanan memenuhi panggilan Ilahi, membawa doa dan harapan, serta memohon keberkahan untuk keluarga, sesama, bangsa, dan negara.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran ibadah, serta menganugerahkan umrah yang makbul dan mabrur. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar