Aksi Doa Solidaritas di Depan Mapolda DIY Berakhir Ricuh, Sejumlah Peserta Diamankan

Uwrite.id - YOGYAKARTA — Aksi solidaritas yang digelar di depan Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (24/2) malam berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan antara massa dan sekelompok warga. Situasi yang sebelumnya berlangsung khidmat berubah tegang dan memaksa peserta aksi membubarkan diri.
Sejak selepas magrib, massa mulai berdatangan ke kawasan ringroad utara, tepat di depan Mapolda DIY, di Yogyakarta. Mereka berkumpul untuk menggelar doa bersama sebagai bentuk empati terhadap korban kekerasan aparat di sejumlah daerah.
Di lokasi aksi, peserta sempat menggelar salat gaib dan salat Isya berjamaah di badan jalan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai simbol penghormatan sekaligus ungkapan duka.
Salah satu peserta aksi, Yazi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan harapan agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Kami mendoakan para korban dan berharap tidak ada lagi kekerasan. Kami ingin aparat menyadari bahwa masyarakat membutuhkan perlindungan,” ujarnya di sela aksi.
Selain mendoakan korban, massa juga menyuarakan tuntutan agar institusi kepolisian melakukan pembenahan internal. Mereka menilai aparat harus menjalankan fungsi sebagai pelindung masyarakat.
Sempat Blokade Jalan
Memasuki malam, suasana aksi berubah. Sejumlah peserta mulai menutup sebagian ruas jalan dengan memindahkan pembatas lalu lintas. Akibatnya, arus kendaraan dari arah barat menuju timur sempat terhenti dan dialihkan.
Beberapa peserta juga menuliskan berbagai pesan kritik di sekitar lokasi aksi. Sementara itu, aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar kompleks markas.
Meski demikian, kegiatan doa dan penyampaian aspirasi masih berlangsung di area depan Mapolda.
Bentrokan dan Pembubaran
Kericuhan mulai terjadi ketika sekelompok warga datang dari arah timur lokasi aksi. Mereka mendekati massa dan berupaya membubarkan kegiatan tersebut.
Kondisi dengan cepat berubah menjadi kacau. Massa aksi berlarian meninggalkan lokasi untuk menghindari bentrokan. Sebagian bergerak ke arah barat, sementara lainnya mencoba menjauh dari titik kerumunan.
Di tengah situasi tersebut, aparat kepolisian terlihat mengamankan dua orang peserta aksi. Keduanya dibawa masuk ke dalam kompleks Mapolda.
Belum ada keterangan resmi terkait status maupun alasan pengamanan tersebut.
Situasi Kembali Kondusif
Sekitar pukul 20.30 WIB, kondisi di sekitar Mapolda DIY mulai terkendali. Massa aksi dan warga berangsur meninggalkan lokasi.
Petugas kemudian membuka kembali pembatas jalan yang sebelumnya dipasang, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Tak lama setelah itu, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Sisa massa yang masih berada di sekitar lokasi akhirnya membubarkan diri.
Hingga malam berakhir, situasi di depan Mapolda DIY terpantau kondusif dengan petugas yang masih berjaga.
Peristiwa ini menjadi salah satu rangkaian aksi solidaritas yang digelar masyarakat sebagai respons atas berbagai peristiwa kekerasan aparat yang menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. (Any)

Tulis Komentar