Ade Abdul Rochim Upacara HUT RI di Istana Negara Mengenakan Pakaian Adat Pesisir Barat

Politik | 17 Aug 2026 | 17:26 WIB
Ade Abdul Rochim Upacara HUT RI di Istana Negara Mengenakan Pakaian Adat Pesisir Barat
Foto Ade Abdul Rochim dan Ketua HKbN Ruspandi

Uwrite.id -  

JAKARTA — 

Ade Abdul Rochim melaksanakan upacara Kemerdekaan HUT RI ke 81 di Istana Negara mengenakan pakaian adat Pesisir Barat, Lampung.  Senin, 17 Agustus 2026.

Bang Naim Sapaan akrab Ade Abdul Rochim upacara di Istana Negara didampingi langsung oleh  ketua Himpunan Kebangkitan Nusantara (HKBN) Pesisir Barat Ruspandi.

Momen hangat keduanya diabadikan usai mengikuti upacara di Istana Negara yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

Asisten Pribadi Ketua MPR Ahmad Muzani itu menjadi kebanggaan Pesisir Barat karena konsisten mengharumkan nama Pesisir Barat ditingkat nasional. 

Dalam upacara kemerdekaan tersebut, Ade Abdul Rochim yang akrab disapa Bang Naim tampil mengenakan pakaian adat khas Pesisir Barat, Lampung. Penampilannya bukan sekadar pelengkap dalam momentum perayaan kemerdekaan, tetapi menjadi bentuk konsistensinya memperkenalkan identitas budaya Pesisir Barat di tingkat nasional.

Bang Naim terlihat mengenakan penutup kepala atau ketupung bernuansa kuning keemasan. Busana tersebut dipadukan dengan jas berwarna hitam berlengan panjang, serta aksesoris kalung gajah minong yang menjadi salah satu ciri khas busana adat Lampung.

Sementara pada bagian bawah, ia mengenakan kain sinjang atau tumpal tekthis khas Lampung, sehingga keseluruhan penampilannya semakin menonjolkan identitas budaya masyarakat Pesisir Barat.

Menariknya, penggunaan pakaian adat Pesisir Barat tersebut bukan kali pertama dilakukan Bang Naim. Dalam dua tahun terakhir, ia tetap konsisten mengenakan busana adat Pesisir Barat dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Konsistensi itu menjadi simbol kecintaan sekaligus komitmennya terhadap daerah berjuluk Negeri Sai Batin dan Para Ulama.

Bagi Bang Naim, mengenakan pakaian adat di tengah momentum kenegaraan memiliki makna lebih dari sekadar kebanggaan terhadap budaya. Identitas daerah, menurutnya, harus terus diperkenalkan dan dijaga, terutama oleh generasi muda.

Di balik pakaian adat yang dikenakannya, terdapat pesan agar masyarakat Pesisir Barat tidak hanya bangga terhadap daerahnya, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam pembangunan.

Dalam momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini, Bang Naim mengajak seluruh masyarakat Pesisir Barat untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelayanan dan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat 17 Agustus tidak hanya berhenti usai upacara, tapi ada di seluruh hati sanubari lewat kerja nyata untuk Pesisir Barat,” katanya.

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni tahunan. Lebih jauh, kemerdekaan adalah kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk berkontribusi sesuai bidang masing-masing.

Dari Istana Negara, busana adat Pesisir Barat yang dikenakan Bang Naim pun membawa pesan sederhana: budaya harus tetap hidup, identitas daerah harus tetap dijaga, dan semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi pengabdian serta kerja nyata untuk masyarakat.

 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar