93 Mahasiswa STAI MU Mengikuti Pembekalan dan Pelepasan KKN ke 27

Pendidikan | 08 Mar 2024 | 21:25 WIB
93 Mahasiswa STAI MU Mengikuti Pembekalan dan Pelepasan KKN ke 27
93 Mahasiswa STAI MU Mengikuti Pembekalan dan Pelepasan KKN angkatan ke 27

Uwrite.id - Tanjungpinang. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang (STAI MU) kembali mengadakan pembekalan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap bagi mahasiswa STAI MU. Pembekalan KKN dilaksanakan selama dua hari berturut-turut sejak Kamis (7/3). 

KKN sebagai salah satu bagian dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat bertujuan memberikan pengalaman bermakna kepada mahasiswa sesuai fokus program studinya, meningkatkan kompetensi keilmuan yang dimiliki, dan memberikan pengalaman  berharga dalam memecahkan permasalahan dan juga memberdayakan masyarakat.

STAI MU sebagai kampus yang telah eksis di Kepulauan riau selama lebih dari 30 tahun dalam pengabdiannya kepada masyarakat tahun ini mengirimkan 93 mahasiswanya untuk melaksanakan KKN pada periode semester genap yang terdiri dari 48 mahasiswa prodi PAI, 5 mahasiswa prodi TBI, 11 mahasiswa prodi ESY dan 29 prodi PGMI ke 2 kelurahan yaitu di Kelurahan Senggarang dan Kelurahan dompak. KKN sebagai salah satu program wajib sangat tepat dalam menempa kemampuan dan jiwa sosial mahasiswa melalui pengabdian, berkarya, mendidik untuk menempa diri pada lingkungan sebenarnya sebelum menempuh dunia lapangan sesungguhnya.

Dalam pembukaan pembekalan KKN, Muhammad Imaaduddin, M.M selaku Ketua LP2M menyampaikan bahwa pihaknya selalu mengupayakan bahwa dalam pelaksanaan KKN mahasiswa harus tetap menjaga nama baik kampus dan saling menjaga satu sama lain, bekerja sama agar menjaga kekompakan dengan tetap memperhatikan mitra KKN agar dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik.

Wakil ketua 2 STAI MU Tanjungpinang Ibu dra. Hj. hernawati, M.Pd memberikan kata sambutan agar peserta KKN dimanapun ditempatkan dapat menjalankan teori yang telah dipelajari dibangku kuliah, hal utama yang harus dijunjung tinggi adalah akhlak yang baik dan rasa sosial yang tinggi. “Karena Ketika mahasiswa berada diluar kampus, mahasiswa merupakan dutanya STAI MU. Mahasiswa harus mengenalkan program dengan cara melakukan identifikasi awal observasi kelapangan sebelum menyusun program kepada warga dengan baik agar tepat sasaran dan mengajak masyarakat berpartipasi dalam program kemajuan program agar terlaksana pemberdayaan masyarakat”, pesannya.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar