140 PTPS Kecamatan Baregbeg Dilantik, Ini Pesan Ketua Bawaslu

Politik | 21 Jan 2024 | 20:49 WIB
140 PTPS Kecamatan Baregbeg Dilantik, Ini Pesan Ketua Bawaslu
140 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Baregbeg resmi dilantik/Foto: Febriansyah

Uwrite.id - Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Baregbeg melantik 140 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kecamatan Baregbeg untuk mencegah kerawanan pungut hitung suara pada Pemilu tanggal 14 Februari mendatang.

Pelantikan dilakukan di Gor Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, Minggu (21/01 2024). Turut hadir pada pelantikan, Ketua Bawaslu Ciamis, Jajang Miftahudin beserta anggota, Camat Baregbeg, Danramil Ciamis, serta Kapolsek Ciamis.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Ciamis, Jajang Miftahudin, mengajak PTPS yang telah dilantik untuk bekerja secara profesional.

Ia juga berpesan kepada 140 orang PTPS yang telah dilantik untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Wujudkan Pemilu 2024 yang demokratis dan bermartabat," tegasnnya.

Jajang juga mengatakan, bahwa PTPS mempunyai peran krusial sebagai ujung tombak dalam mengawasi tempat pemungutan dan perhitungan suara pada Pemilu 14 Februari mendatang.

"Oleh karena itu, setelah pelantikan ini akan ada bimbingan teknis, jangan langsung bubar. Supaya nanti tidak ada cerita, tidak tau apa-apa," ucapnya.

Jajang menambahkan, di Ciamis pelantikan PTPS akan dilaksanakan selama dua hari (Minggu-Senin/21-22 Januari 2024).

"Menurut ketentuan, pelantikan seluruh anggota PTPS harus diselesaikan dalam dua hari ini, tidak boleh melebihi tanggal 22 Januari 2024," ujarnya.

Ditemui usai kegiatan, Ketua Panwascam Baregbeg, Derry Ridwan Maoshul, menerangkan jika 140 orang PTPS yang dilantik telah mengikuti tahapan seleksi administrasi dan wawancara.

"Kami telah menyeleksi calon Pengawas TPS secara administrasi dan wawancara. Hal ini untuk menguji kemampuan taktis para Pengawas TPS," ungkapnya.

Derry menjelaskan, salah satu kemampuan taktis seorang Pengawas TPS adalah mampu memetakan kerawanan saat pungut hitung suara di TPS.

"Saat pungut hitung suara di TPS, ada beberapa kerawanan yang telah kami petakan. Kerawanan itu adalah akurasi data pemilih, misalnya terdapat pemilih yg memenuhi syarat tapi tidak ada dalam DPT/DPTb. Begitupun sebaliknya," jelasnya.

Kemudian, Derry menambahkan, kerawanan lainnya saat pungut hitung suara adalah terdapat aktor politik uang di sekitar TPS. TPS di dekat Posko kemenangan, kata Derry, menjadi salah satu kerawanan.

"Selain itu, kerawanan netralitas KPPS menjadi fokus pengawasan Pengawas TPS. Saat perhitungan suara pun, kerawanan paling krusial adalah kemurnian hasil perhitungan suara," katanya.

Di sisi lain, Sekertaris MUI kecamatan Baregbeg, Kuswa memberikan amanat kepada Pengawas TPS. Amanat tersebut mengenai persatuan dan kesatuan umat.

"Kami berharap dengan dilantik 140 orang Pengawas TPS. Ekses pasca pemilu bisa dihindari. Pemilu adalah sarana persatuan umat bukan pemecah umat," ujarnya.

Kuswa menuturkan bahwa MUI Kecamatan Baregbeg adalah mitra Panwascam Baregbeg. MUI akan selalu aktif untuk mengawasi tahapan pemilu serentak 2024. Hal ini bertujuan menciptakan pemilu damai di Kecamatan Baregbeg.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar